Liga Champions sudah mencapai puncaknya, dimana Liverpool akan berhadapan dengan juara Spanyol, Real Madrid. Namun yang masih menjadi pertanyaan final champions dimana akan diselenggarakan?

Awalnya, Final Champions akan diselenggarakan di Russia, namun semenjak ada konflik antara Ukraina dan Russia membuat UEFA memutuskan untuk memindahkan venue Final Champions ke Prancis, lebih tepatnya stadion Stade De France.

Stade De France sendiri merupakan kandang milik tim sultan yang dimiliki oleh orang asal Qatar, Nasser Al-Khelaifi, Paris Saint Germain. Ini merupakan ketiga kalinya final champions dimana akan digelar setelah terakhir kali tahun 2006 yang kala itu mempertemukan Barcelona melawan Arsenal.

Stade De France juga merupakan stadion yang multifingsi, stadion ini bisa digunakan sebagai lapangan sepak bola dan rugbi. Stadion ini pertama kali dibuka tepat sebelum Piala Dunia 1998 diselenggarakan.

Baca Juga : 5 Cara Bermain Sportsbook yang Pasti Berhasil

Bagi Anda yang belum tahu final champions dimana, Liga Champions adalah kompetisi sepak bola klub yang diselenggarakan setiap tahun yang dibuat oleh UEFA atau Persatuan Asosiasi Sepak Bola Eropa. Format dari Liga Champions sendiri terdiri dari dua fase, yakni fase grup dan gugur.

Banyak analis sepak bola menyebut bahwa gelaran Liga Champions Eropa adalah kompetisi terbaik sepanjang sejarah. Itu bisa dimaklumi sebab banyak momen yang menarik dan ikonik terjadi sepanjang gelaran liga champions yang dimulai pada tahun 1955 tersebut.

Real Madrid dan Cristiano Ronaldo adalah dua nama yang sangat ikonik dan melekat pada gelaran tersebut. Real Madrid adalah tim pertama yang berhasil meraih hattrick dengan menjuarai Liga Champions Eropa sebanyak 3 kali secara beruntun sekaligus menjadi peraih gelar terbanyak sebanyak 13 trofi.

Cristiano Ronaldo adalah nama pesepak bola yang paling sukses dalam gelaran tersebut. Ronaldo telah mencetak 140 gol yang menjadikannya pesepak bola pertama yang berhasil mencetak triple digit gol di ajang tersebut. Ronaldo juga mencetak 41 assist yang juga menjadi torehan terbanyak di ajang Liga Champions Eropa.

Ronaldo juga mengoleksi total 5 gelar “kuping gajah” dengan rincian 4 gelar saat dia membela Real Madrid pada tahun 2014, 2016, 2017, dan 2018. Satu gelar lagi saat dia berseragam Manchester United pada tahun 2008.

Real Madrid mungkin akan sedikit lebih diunggulkan pada pertandingan nanti sebab dengan pengalaman Don carlo, julukan Ancelotti yang berhasil meraih 2 gelar sebelumnya dan nama besar Real Madrid, kami akan memberikan sedikit keunggulan untuk kemenangan Real Madrid 55-45.

Final Champions Dimana Terjawab, Siapa yang akan Juara?

Setelah kita mengetahui stadion yang akan digunakan untuk gelaran Final Liga Champions, akan lebih baik lagi mengetahui tentang kekuatan yang ada di Real Madrid dan Liverpool. Kedua tim melaju ke final setelah tampil baik sepanjang kompetisi.

Setelah berhasil comeback melawan raksasa asal Inggris, Man City. Rodrygo yang dipercaya sebagai pemain pengganti menjawabnya dengan mencetak dwigol pada menit ke-89 dan 90+1. Skor 2-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Agregat 2-2 membuat kedua tim harus bermain hingga babak extra time.

Sial bagi Manchester City, Benzema yang sedang membawa bola di kotak penalti harus dijatuhkan. Wasitpun menunjuk titik putih dan berhasil dikonversikan menjadi gol. Hasil 3-1 membuat Madrid melaju ke final champions dimana ini menjadi final ke-16 bagi mereka. Terbanyak dibanding klub Eropa lainnya.

Liverpool juga hampir gagal ke final champions dimana mereka tertinggal 0-2 melawan tuan rumah Villareal. Beruntung, Liverpool memiliki pilar anyar bernama Luiz Diaz yang tampil brilian setelah dia dimasukan di babak kedua menggantikan Diogo Jota dan mampu memperbalikan keadaan menjadi 3-2. Hasil ini membuat Liverpool menuju Final Liga Champions dengan keunggulan agregat 5-2.

Madrid akan kembali dipertemukan dengan Liverpool setelah sebelumnya mereka berhasil mengalahkan mereka pada Final Liga Champions 2018 yang saat itu digelar di Lisbon, Portugal. Pemain Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah menyebut dia mempunyai misi balas dendam setelah pada pertemuan sebelumnya mereka dikalahkan 1-3 lewat gol Gareth Bale dan Karim Benzema.

Sementara untuk Carlo Ancelotti, pelatih Real Madrid, ini akan melengkapi pencapainnya sebagai salah satu pelatih sukses yang berhasil membawa tim yang dia latih menjadi juara Liga Champions setelah sebelumnya dia berhasil melakukannya bersama AC Milan pada tahun 2005 dan Real Madrid pada tahun 2014.

Dengan kekuatan yang merata di setiap lini, kedua tim diprediksi akan memberikan permainan yang ciamik dan sangat layak ditonton. Maka dari itu, jangan lewatkan final champions dimana akan mempertemukan kedua tim yang sedang bagus-bagusnya.

Baca Juga : 3 Review Aplikasi Judi Bola Terbaik 2022

Sejarah Stadion Stade de France

Stade de France telah menjadi rumah bagi tim Nasional Prancis sejak 1998. Menariknya, Prancis tidak memiliki stadion nasional sampai saat itu, dengan diskusi seputar pentingnya stadion itu muncul setelah Prancis terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 1998.

Keputusan untuk membangun Stade de France adalah pertama kalinya dalam lebih dari 70 tahun sebuah stadion dibangun di Prancis untuk alasan tertentu sejak Stade Olympique Yves-du-Manoir dibangun untuk Olimpiade Musim Panas 1924.

Ketika sedang dibangun, stadion ini disebut sebagai Grande Stade, dengan Kementerian Olahraga Prancis meluncurkan kompetisi untuk menghasilkan nama resmi stadion pada tahun 1995. Stade de France adalah nama yang diusulkan oleh legende sepak bola Prancis, Michel Platini. Secara resmi diresmikan pada 28 Januari 1998 ketika Prancis bermain Spanyol di depan 78.368 dan Zinedine Zidane mencetak satu-satunya gol.