Mengulik Cara Budidaya Anggur Agar Cepat Berbuah dan Berhasil

  • by

Anggur menjadi salah satu tanaman buah yang paling banyak digemari oleh seluruh manusia di dunia. Dengan rasanya yang khas dan enak, tanaman ini cukup mudah untuk dibudidayakan. Banyaknya peminat anggur di dunia, membuat usaha budidaya anggur banyak dilakukan. Untuk lebih lengkapnya simak cara budidaya anggur berikut ini.

budidaya anggur

Syarat Tumbuh Untuk Budidaya Anggur

Iklim atau Cuaca

Hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum menanam tanaman anggur adalah iklim atau cuaca sekitar yang harus mendukung pertumbuhan dari anggur itu sendiri. Iklim yang cocok untuk budidaya anggur yaitu berada di dataran rendah dengan pantai selama musim kemarau 4 bulan hingga 7 bulan. Curah hujan juga lebih baik berada di kisaran 800 mm.

Apabila hujan turun lebih lebat dan sering akan memungkinkan terjadinya kerusakan pertumbuhan dari buah anggur. Disisi lain tempat yang banyak terkena sinar matahari dan udara kering lebih cocok untuk proses pembuahan dari tanaman anggur. Pada kelembaban yang pas untuk budidaya tanaman anggur berada di kisaran 75 persen hingga 85 persen.

Lokasi Menanam

Dalam memilih lokasi untuk budidaya tanaman anggur lebih baik mencari yang tidak memiliki laju angin yang kencang. Hal tersebut dapat mengganggu pertumbuhan dari buah dan bisa jadi membuat buah mudah rapuh dan terlepas dari tangkai. Kondisi dari tanah yang digunakan untuk menanam juga lebih baik mudah menyerap air dan subur. Lebih baik kadar pH tanah antara 6,5 -7.

Tanaman anggur tidak menyukai lahan yang terlalu banyak air, sehingga apabila tekstur tanah terlalu cair akan menghambat pertumbuhan tanaman anggur dan dapat menyebabkan membusuk. Akan lebih baik apabila jenis tanah yang digunakan mengandung pasir dan lempung dalam jumlah yang sesuai sehingga lahan tidak mendapat transpirasi yang berlebihan.

cara budidaya anggur agar cepat berbuah

Cara Menanam Anggur Dengan Baik

Mempersiapkan Media Semai Tanaman Anggur

Proses pertama yang perlu dilakukan dalam cara budidaya anggur adalah penyemaian, baik dalam metode penanaman menggunakan biji maupun stek. Cara dari mempersiapkan media semai anggur diantaranya adalah menyiapkan wadah seperti nampan yang memiliki ketinggian sekitar 5 hingga 10 cm. Setelah itu dimasukkan tanah subur yang gembur mencapai 3 cm.

Apabila sudah dapat tertata di dalam wadah, maka langkah selanjutnya adalah menaburkan pupuk organic secara merata lalu disirami dengan sprayer hingga lapisan media tanam tersebut basah dan lembab. Setelah itu ditambahkan dengan larutan pupuk organic kembali agar bakteri dari pupuk yang ditaburkan dapat bekerja dengan optimal. Setelah ditunggu beberapa hari, media bisa digunakan.

Pemilihan Bibit Anggur

Setelah melakukan persiapan media semai untuk tanaman anggur, anda bisa juga melakukan proses pemilihan bibit selama menunggu media tanam bisa digunakan. Pemilihan bibit ini akan berdampak pada kualitas dari tanaman dan juga buah yang dihasilkan. Oleh sebab itu, proses pemilihan bibit ini perlu dilakukan dengan hati – hati dan teliti.

Pada pemilihan bibit ini ada beberapa ciri – ciri yang harus dipenuhi agar tanaman anggur anda bisa tumbuh dengan baik. Ciri ciri bibit yang berkualitas diantara memiliki 3 ruas batang dengan panjang kisaran 25 hingga 30 cm. Tak hanya itu, batang dari bibit berbentuk bulat yang memiliki kisaran diameter 1 cm. Kulit dari batang lebih baik berwarna coklat.

Pada bagian bawah dari kulit batang memiliki warna hijau adalah ciri khas bibit yang baik. Tidak adanya bercak hitam serta tidak mengandung embun air menandakan bahwa bibit dari tanaman anggur tersebut sehat dan terhindar dari penyakit. Pada bagian tunas terlebihat lebih kokoh, besar serta padat. Usia yang baik untuk bibit berkisar 5 bulan dengan 3 hingga 4 helai daun.

Ciri dari bibit tanaman yang telah disebutkan diatas merupakan salah satu deskripsi bibit yang berkualitas dan akan menghasilkan tanaman yang sehat dan buah yang lebat. Ada berbagai jenis bibit anggur dengan nama dan kualitas yang berbeda. Apabila anda merasa kebingungan dengan jenis bibit mana yang sedang anda cari, lebih baik bertanya kepada penjualnya.

Penyemaian Bibit Ke Media Tanam

Setelah menemukan bibit tanaman anggur yang sesuai dengan keinginan dan tentunya paling berkualitas dari yang lainnya. Maka proses selanjutnya adalah melakukan penyemaian pada media tanam yang telah disiapkan sebelumnya. Tujuan dari tahapan ini adalah untuk proses perawatan dari bibit bisa lebih mudah dipantau dan bibit mendapat asupan nutrisi yang cukup.

Media tanam yang telah disiapkan sudah disusun dengan baik menggunakan porsi pupuk organic yang sesuai dosis untuk tanaman anggur. Sehingga nanti ketika sudah ditanami dengan bibit anggur, bibit dapat menyerap asupan nutrisi yang telah disediakan di dalam media tanah tersebut. Hal ini cukup penting diperhatikan karena pertumbuhan bibit adalah tahapan yang penting.

Langkah yang perlu anda lakukan agar cara budidaya anggur ini berhasil pada tahap penyemaian bibit ke media tanam adalah menggunakan polybag atau pot. Media tanam yang anda siapkan tadi dapat langsung ditanami dengan bibit tanaman anggur yang telah dipilah terlebih dahulu. Setelah itu, anda bisa melakukan penyiraman bibit yang telah disemai pagi dan sore.

Pada proses ini lebih baik anda perhatikan dengan detail pertumbuhan dari bibit yang disemai. Apabila dalam waktu 2 bulan sudah tumbuh tunas baru maka dipastikan pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggur selanjutnya akan cukup baik. Begitu pula sebaliknya, apabila dalam waktu 2 bulan anggur tidak tumbuh kemungkinan bibit membusuk.

Pengolahan Tanah

Tanaman anggur tidak hanya tumbuh dengan baik pada media tanam di polybag atau pot, anda bisa melakukan persiapan lahan yang lebih luas untuk media penanaman anggur. Penyiapan lahan ini digunakan pada budidaya anggur dalam skala besar. Sehingga anda bisa mendapatkan hasil panen buah anggur yang lebih banyak. Biasanya hal ini dilakukan untuk skala industri.

Cara budidaya tanaman anggur pada tahap pengolahan tanah yang perlu anda lakukan pertama kali adalah penggemburan tanah menggunakan alat perkebunan seperti cangkul. Hal tersebut bertujuan untuk menghilangkan gulma di lokasi penanaman tanaman anggur nantinya. Kemudian anda juga bisa melakukan pengecekan terhadap kondisi pH tanah yang baik.

Apabila kondisi tanah memiliki pH kurang dari 5 maka dapat anda lakukan pengapuran terlebih dahulu ke tanah agar mendapatkan nilai pH yang baik untuk pertumbuhan dari tanaman anggur. Selanjutnya anda bisa membuat gundukan tanah pada lahan dengan ketinggian yang mencapai 50 meter lebar sekitar 150 cm dan panjangnya bisa disesuaikan.

Pada jarak tiap gundukan tanah bisa diberikan sekitar 100 cm yang berfungsi sebagai saluran air dan mencegah adanya genangan air pada gundungan tanah untuk tanaman anggur. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa tanaman anggur akan lebih optimal tumbuh pada tanah yang tidak memiliki genangan air. Sehingga jarak gundukan ini bisa difungsikan untuk hal tersebut.

Cara budidaya anggur mengenai lahan selanjutnya, anda bisa membuat lubang tanam dengan ukurang sekitar 50 cm x 50 cm x 50cm. Setelah itu anda bisa membiarkan lahan selama kurang lebih 2 minggu agar dapat terkena sinar matahari secara langsung. Selanjutnya anda dapat menanam bibit pada lubang yang telah dibuat khusus untuk bibit.

Penanaman Tanaman Anggur

Setelah melakukan pengolahan lahan, tahap selanjutnya adalah melakukan penanaman dari tanaman anggur pada lahan yang luas. Pastikan saat ingin menanam tanaman anggur di lahan, tanaman anggur telah memiliki umur 2 bulan di awal tanam. Tak hanya itu benih yang akan ditanam juga sebaiknya telah memiliki kurang lebih 2 hingga 3 helai daun dan akar yang kuat.

Apabila sudah memenuhi syarat tersebut maka anda bisa memindahkan biji anggur yang siap dipindahkan ke lahan. Anda hanya memerlukan untuk memasukkan tanaman anggur yang telah berumur 2 bulan tersebut ke dalam lubang yang telah disiapkan. Kemudian apabila sudah masuk dengan sempurna. Anda bisa menutup lubang dengan tanah lagi dan juga pupuk organic.

Apabila sudah dilakukan penanaman pada lahan, anda harus memperhatikan dengan detail setiap pertumbuhan dari tanaman anggur tersebut. Dalam kurun waktu yang cepat tanaman anggur akan terus menjalar untuk merambat. Tanaman anggur akan merambat mencapai panjang kisaran 2 meter. Hal tersebut dikarenakan tanaman anggur termasuk jenis Vitaceae atau perambat.

budidaya anggur merah

Perawatan Tanaman Anggur

Pada proses selanjutnya yang cukup penting dalam proses cara budidaya anggur adalah perawatannya. Proses ini perlu diperhatikan karena akan berpengaruh pada pertumbuhan tanaman dan kecepatannya dalam berbuah. Tujuan dari budidaya anggur adalah menghasilkan buah yang lebat dan segar. Hal tersebut dapat terwujud pada saat proses perawatan.

Perawatan yang benar harus mengikuti beberapa langkah, diantaranya yang pertama adalah rutin melakukan pengecekan setiap pagi dan sore hari untuk bisa memantau tanaman dalam keadaan baik dan terhindar dari gulma atau penyakit. Apabila ada tanaman anggur yang terserang hama dan penyakit akan lebih baik langsung dilakukan penanganan yang tepat.

Selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan tanaman anggur adalah proses pemupukannya. Proses pemupukan dari tanaman anggur ini dilakukan pada umur 0 hingga kisaran 1 tahun. Pada saat usia 3 bulan, maka diberikan pupuk urea sebanyak 10 gram selama kurang lebih 10 hari. Sedangkan pada usia 6 bulan perlu diberikan pupuk urea sebesar 15 gram.

Berbeda dengan usia tanaman anggur yang telah menginjak 1 tahun, perlu diberikan pupuk urea sebesar 50 gram. Pupuk ini tetap akan diberikan saat tanaman sudah memasuki umur lebih dari 1 tahun. Pada tanaman anggur yang memiliki umur lebih dari 1 tahun akan diberikan pupuk kandang sekitar 5 kaleng dan pupuk TSR dengan kisaran bobot sebesar 80 gram.

Pada proses penyiraman tanaman anggur, hal yang perlu diingat adalah menghindari adanya genangan air pada tanah tempat tumbuhnya anggur. Tanaman anggur membutuhkan air dari proses penanaman hingga pemangkasan. Setelah kisaran waktu 3 minggu anda bisa menghentikan proses penyerimana dari tanaman anggur terlebih dahulu.

Apabila ada tanaman yang kering atau membusuk maka perlu dilakukan tindakan pemangkasan dengan tepat dan cepat. Hal tersebut berguna untuk menghindari tanaman sekitarnya ikut membusuk. Oleh sebab itu, penting untuk selalu memantau dan mengawasi tanaman anggur setiap saat. Apabila ada tanaman yang terkena hama penyakit segera dipisahkan.

Tanaman anggur dapat terganggu oleh sejumlah hama, seperti kutu daun, wereng anggur, serangga berbumbu pada buah anggur hingga ngengat anggur. Bahkan burung juga dapat menyukai tanaman anggur dan memakannya, sehingga membuat tanaman anggur menjadi busuk. Penyakit lainnya yang bisa menyerang anggur adalah jamur terutama lumur.

Hal terbaik pada perawatan tanaman anggur yang perlu diperhatikan adalah lingkungan sekitar anggur. Sirkulasi udara sekitar tanaman anggur sudah terjaga dengan baik. Membersihkan tanaman seperti rumput liar yang dapat merusak pertumbuhan tanaman anggur. Anda bisa melakukan pembersihan tanaman yang busuk dan kering untuk menghindari hama.

Apabila kebun tanaman anggur anda terganggu dengan burung disekitar kebun, maka anda bisa memasang jarring – jarring diatas tanaman untuk menghindari burung memakan anggur anggur milik anda. Pada kasus kutu daun dan wereng dapat dikontrol dengan memberikan semprotan insektisida dan minyak holtikultura di akhir musim dingin.

Terlepas dari penyakit, anda juga perlu melakukan teknis berupa melatih tanaman merambat selama tiga tahun pertama dan menindaklanjuti pemangkasan tahunan yang dilakukan pada sisa umur tanaman. Pemasangan rangka berupa kawat dan rel perlu teknis yang benar agar membentuk pertumbuhan pohon grapevine sekaligus memberikan dukungan.

cara budidaya anggur

Pemanenan Tanaman Anggur

Tahap terakhir cari cara budidaya anggur yang benar adalah pemanenan. Pemanenan dari anggur tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Khususnya memetik buah dengan sembarangan dan tidak memperhatikan ciri – ciri tanaman anggur yang sudah bisa dilakukan pemanenan. Melakukan pemanenan pada tanaman yang belum matang hanya akan merusak pertumbuhan tanaman.

Buah anggur yang dipetik terlalu dini atau belum matang membuat anggur terasa pahit dan asam. Sedangkan rasa anggur yang baik itu memiliki rasa yang manis dan asam yang sedikit. Anggur tidak matang lagi setelah dipetik dari tanamannya. Sehingga apabila buah anggur ingin dipanen lebih baik dilakukan sebagian dulu sebagai sampel. Apabila sudah sesuai kriteria bisa langsung dipanen.

Karakteristik dari buah anggur yang siap dipanen memiliki tekstur buah yang tebal dan lembut. Sehingga anda bisa mengeceknya terlebih dahulu sebelum memetiknya. Tidak hanya berasal dari tekstur, tanaman anggur yang siap dipanen juga dapat dilihat secara warna. Warna buah anggur yang siap panen memiliki warna yang merata dan mudah dilepas dari tangkai.

Dalam melakukan pemanenan, anda harus memperhatikan teknik memetik yang benar. Pastikan bahwa anda memetic pada tangkai yang tepat dan memegang semua buah dari anggur agar tidak rontok dan berjatuhan. Buah anggur yang rontok dapat merubah kualitas dan harga jual dari anggur. Pemetikan lebih baik dilakukan pada saat pagi hari. Sehingga anggur masih segar.

Pada saat pemetikan, akan lebih baik apabila langsung disimpan didalam kardus karton ataupun keranjang khusus. Pada proses ini biasanya anggur akan langsung diangkut menuju gudang kulkas yang telah disediakan di sekitar lahan. Proses pemindahan dan penyimpanan dari buah anggur perlu diperhatikan. Lebih baik menghindari penyimpanan anggur dengan cara menumpuk.

Itulah berbagai hal mengenai cara berbudidaya tanaman anggur dengan mudah agar dapat cepat berbuah. Anggur menjadi salah satu pilihan buah paling populer di kalangan berbagai negara. Pengolahan anggur dalam berbagai jenis produk membuat usaha budidaya anggur tidak pernah mengecewakan. Banyak yang mendapatkan keuntungan besar dalam usaha budidaya anggur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *