Hadirkan Segudang Manfaat, Berikut Cara Budidaya Bawang Merah Yang Mudah

  • by

Cara Budidaya Bawang Merah – Bawang merah masuk jenis rempah rempah untuk meningkatkan cita rasa dari masakan. Bahkan hampir seluruh masakan khas nusantara diolah menggunakan rempah pilihan satu ini. Tingginya kebutuhan akan bumbu dapur ini, berhasil membuat para petani tertarik mengetahui cara budidaya bawang merah yang benar dan terhindar dari hama. Berikut ulasannya.

budidaya bawang merah

Keunggulan Budidaya Bawang Merah

Kaya Khasiat

Ada banyak alasan mengapa tanaman rempah satu ini begitu menarik dibudidayakan, salah satunya yaitu khasiatnya yang melimpah bagi kehidupan manusia. Selain dikenal sebagai salah satu bumbu dapur, ternyata tanaman satu ini juga mampu diolah menjadi obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Khasiatnya didapatkan dari adanya kandungan vitamin C, B9, dan B6 yang membantu tingkatkan kesehatan tubuh. Tanaman ini juga dikenal dapat meningkatkan proses pembentukan sel darah merah sekaligus mengoptimalkan penyerapan dari zat besi. Rasanya pun nikmat, sehingga masyarakat gemar menjadikannya sebagai rempah pilihan.

cara budidaya bawang merah

Laris Manis di Pasaran

Kaya akan khasiat baik bagi tubuh manusia, rasanya tidak heran jika bumbu dapur satu ini laku keras di pasaran. Permintaan pasar yang cukup tinggi, menjadi salah satu tanda bahwa bawang merah akan selalu dibutuhkan setiap harinya. Tidak hanya ditemukan di daerah pedesaan atau pasar tradisional semata, sebab saat ini banyak supermarket yang menjualnya.

Bahkan berkat kecanggihan teknologi, kini bumbu dapur ini hadir dalam bentuk lebih praktis dan siap digunakan. Telah lulus uji dan diolah sedemikian rupa, berhasil menciptakan cita rasa yang begitu lezat terutama jika dipadukan dengan bumbu dapur lainnya. Harganya yang stabil, termasuk salah satu keunggulan membudidayakan bumbu dapur satu ini.

Tips Budidaya Bawang Merah di Ladang dengan Benar

Pemilihan Bibit Unggul

Cara budidaya bawang merah yang paling utama yaitu pemilihan bibit unggul dengan kualitas jempolan untuk menghasilkan produk unggulan. Anda bisa mendapatkan bibit berkualitas di pasaran dengan harga terjangkau. Sebelum mengunjungi pasar terdekat, sebaiknya mulai kenali ciri ciri bibit bawang merah berkualitas dan sebaliknya.

Setidaknya ada beberapa ciri yang menandakan bahwa bibit tersebut bisa menghasilkan produk unggulan. Warna bawangnya terlihat mengkilat, tidak ditemukan kerusakan akibat dimakan hama ataupun keropos, menjadi ciri ciri bibit bawang merah unggulan. Ciri cirinya mudah dikenali, sehingga tidak terlalu sulit untuk membedakan antara bibit unggulan dan tidak.

budidaya bawang merah pdf

Umumnya umbi bawang merah unggulan dengan bobot sekitar 3 hingga 4 gram ideal dijadikan sebagai bibit. Sebelum digunakan, silahkan rendam bibit tersebut menggunakan cairan Hormon Organik selama 10 menit lamanya. Dianjurkan melakukannya sehari sebelum ditanam untuk mendorong pertumbuhan bibit menjadi lebih optimal.

Selanjutnya taburkan serbuk Trichoderma dan Gliocladium secukupnya yang kini sudah bisa didapatkan di toko pertanian terdekat. Kedua serbuk ini memiliki fungsi untuk mencegah munculnya bibit penyakit, sehingga tidak kalah penting diberikan sebelum memulai proses penanaman. Selanjutnya potong bagian atas umbi dan proses budidaya bawang merah pun sudah bisa dilakukan.

Mengelola Lahan

Sebelum menerapkan cara budidaya bawang merah, hal pertama yang perlu dilakukan yaitu mengelola lahan yang dijadikan sebagai media tanam. Demi menunjang pertumbuhan bawang merah lebih optimal, sebaiknya bersihkan lahan dari sisa tanaman atau gulma pengganggu terlebih dahulu. Khusus pada lahan bekas padi sawah, Anda bisa mengelola lahan tersebut dengan membuat bedengan.

teknik budidaya bawang merah

Buatlah bedengan dengan lebar kurang lebih 1.2 m hingga 1.5 m dan panjang menyesuaikan dengan luasnya lahan. Sebagai pelengkapnya, buatlah parit dengan kedalaman 50 hingga 60 cm dan lebar berkisar 40 hingga 50 cm. Mengetahui tingkat pH tanah tidak kalah penting dilakukan dalam proses penanaman bibit bawang merah.

Apabila pH tanah kurang dari 5.6,m, silahkan lakukan pengapuran terlebih dahulu dengan menggunakan kaptan atau dolomite kurang lebih 1 hingga 1.5 ton/ha per tahunnya. Selain melakukan pengapuran, Anda juga harus mengelola tanah selama 2 minggu sebelum siap ditanami. Banyak hal yang perlu dipersiapkan, namun pastikan tidak ada yang terlewatkan sedikitpun.

Menanam Bibit

Jika semua persiapan telah dilakukan, kini saatnya untuk memulai proses penanamannya sekarang juga. Sebelum memasukkan bibit unggulan ke dalam tanah, pertama tama silahkan sirami lahan tersebut secukupnya. Setelahnya buatlah lubang lahan tersebut dengan jarak masing masing 15 cm x 15 cm, 15 cm x 20 cm, atau juga bisa 20 cm x 20 cm.

budidaya bawang merah hidroponik

Uniknya proses penanaman bibitnya sedikit berbeda dengan cara penanaman bibit pada umumnya. Sebab bibit bawang merah tidak perlu dimasukkan ke dalam tanah terlalu dalam. Namun Anda cukup sekedar menutup bibitnya dengan menggunakan tanah, lalu tekan perlahan untuk memastikan seluruh bagian bibit sudah terkubur sempurna.

Berikan Perawatan Rutin

Setelah bibit sudah ditanamkan, bukan berarti tugas Anda telah berakhir begitu saja. Justru inilah saat yang krusial dan mempengaruhi sebagian besar hasil budidayanya. Lalu apa saja perawatan yang harus diberikan untuk mengoptimalkan pertumbuhannya ? Pertama tama, Anda harus memastikan jika kebutuhan nutrisinya selalu terpenuhi.

Saat bibit sudah berumur 7 hari terhitung dari masa tanam, jangan lupa menyemprotkan POC GDM kurang lebih 2 gelas air mineral. Lakukan penyemprotan ini di pagi hari dan sore hari. Setelah bibit bawang berusia 10 hari, 20 hari, serta 35 hari, Anda sudah bisa memberikannya pupuk organik dengan kualitas jempolan untuk melengkapi nutrisi yang dibutuhkannya.

makalah budidaya bawang merah

Meski harga pupuk organik jauh lebih mahal, namun besaran dana yang dikeluarkan dianggap sebanding dengan kualitas bawang merah yang dihasilkan. Oleh sebab itu, Anda harus menyiapkan dana tambahan ketika mengetahui jika bibit bawang merah membutuhkan perawatan ekstra dibandingkan dengan aneka bumbu dapur lainnya.

Penyiraman termasuk bagian dari cara budidaya bawang merah yang tidak boleh dilupakan. Demi menjaga kesuburan dan mendorong pertumbuhannya, siramlah bibit bawang merah dua kali sehari saat pagi dan sore hari. Apabila memasuki musim penghujan atau fenomena embun turun, ternyata penyiraman masih perlu dilakukan.

Bahkan ada pula yang menyebutkan bahwa penyiraman bibit tanaman bawang merah merupakan hal krusial dilakukan. Sebab tanaman bawang merah yang kekurangan air akan memasuki masa kritis, akibat umbi yang tidak dapat berkembang optimal. Inilah mengapa pengaturan muka air sangat diperhitungkan ketika menanam bawang merah.

Sebenarnya penyiraman bibit bawang merah di musim penghujan memiliki fungsi berbeda. Jika pada umumnya penyiraman untuk membantu memenuhi kebutuhan selama masa pertumbuhan tanaman, kali ini semprotan air bersih pada bibit bawang merah dilakukan sebagai langkah antisipasi resiko penyebaran penyakit.

cara budidaya bawang merah dengan biji

Para petani juga memiliki tugas ekstra apabila terdapat bibit bawang merah yang tumbuh kurang optimal atau bahkan diambang kematian. Jika menemukan kondisi tersebut, segeralah tanam menggunakan bibit unggul yang baru. Sebelum ditemukan banyak tanaman yang layu, dianjurkan untuk mengetahui kebutuhan penyiraman bibit bawang merah.

Layaknya tanaman pada umumnya, bumbu dapur ini pun kerap digerogoti oleh hama dan penyakit. Jika menemukan tanda tanda adanya serangan hama, segera kendalikan pertumbuhannya terlebih dahulu sebelum terlambat. Namun sangat disarankan membasmi hama menggunakan bahan alami dibandingkan dengan obat kimia.

Pembasmian hama secara alami bisa dilakukan dengan menyiram tanaman selepas terguyur air hujan. Anda juga perlu mengaplikasikan fungisida untuk menghindari bercak pada daun. Apabila menemukan daun yang sudah berlubang akibat dimakan ulat, segera potong daun tersebut. Jika pengendalian hama dengan bahan alami tidak kunjung berhasil, baru gunakan pestisida sebagai alternatifnya.

Memasuki Masa Panen

Masa panen adalah momen yang paling ditunggu oleh setiap petani. Umumnya bawang merah siap panen ketika memasuki usia ke 70 hari atau 80 hari terhitung sejak masa tanam. Ada beberapa ciri yang menandakan bahwa umbi tanaman siap dipanen seperti daunnya yang merebah, serta ditemukan umbi bawang merah yang menyembul dari permukaan tanah.

analisa budidaya bawang merah

Proses panen bawang merah cukup mudah dilakukan. Anda hanya perlu mencabut tanaman beserta dengan umbinya. Kemudian bersihkan sisa sisa tanah yang masih menempel di permukaan kulit terluar bawang merah sebagai bagian dari cara budidaya bawang merah. Jemur bawang merah di tengah teriknya sinar mentari secara langsung untuk menghilangkan kadar air berlebih.

Sebenarnya bawang merah yang sudah dipanen bisa langsung dikonsumsi. Bahkan cita rasa bawang merah yang baru dipanen terasa segar dan lebih nikmat. Inilah mengapa masyarakat berbondong bondong membeli bawang merah langsung ke para petani untuk merasakan kelezatannya yang tiada banding. Namun bukan berarti bawang merah yang telah dijemur telah hilang kelezatannya.

Jika dirasa penjemuran sudah cukup dilakukan, selanjutnya Anda bisa menggantung tanaman tersebut atau meletakkannya di atas para para. Mengapa harus menyimpan bumbu dapur tersebut dengan cara digantung ? Dengan cara penyimpanan ini, bawang mampu bertahan setidaknya 1 hingga 2 tahun lamanya karena kandungan airnya sudah mulai berkurang.

Ciri ciri Bawang Merah Siap Panen

Wajar bagi petani pemula yang masih kesulitan membedakan antara bawang merah siap panen dan yang belum. Sebenarnya caranya cukup sederhana, karena semua jawabannya terlihat dari beberapa ciri yang ditampakan. Beberapa pertanda bawang merah siap panen seperti pangkal daunnya yang terlihat lemas terutama jika dipegang, serta warna daunnya berubah menjadi kekuningan.

Daun tanaman tampak merebah dibandingkan hari sebelumnya. Ketika diperhatikan seksama, umbi bawang merah sudah mulai terbentuk dengan sempurna. Bahkan sebagian umbinya yang berwarna merah tua atau merah keunguan tampak mencuat ke atas permukaan tanah. Aroma khas bawang merah pun mulai dirasakan ketika memasuki area persawahan.

Manfaat Bawang Merah Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Usai mengetahui cara membudidayakannya, kemungkinan isi pikiran disibukkan dengan berbagai pertanyaan lainnya terkait tanaman rempah satu ini, salah satunya terkait manfaat yang bisa didapatkan ketika mengkonsumsinya. Selain dikenal akan kelezatannya, siapa sangka kandungan bawang merah mampu menghadirkan segudang kebaikan bagi tubuh manusia. Apa sajakah itu ?

budidaya bawang merah musim hujan

Menjaga Kesehatan Mata

Selama ini, banyak dari kita yang tidak mengetahui fakta bahwa bumbu dapur ini memiliki manfaat baik bagi kesehatan mata. Khasiat ini bisa didapatkan, karena bawang merah mengandung vitamin E yang diklaim baik bagi fungsi mata. Mengkonsumsinya secara rutin, tentu membawa efek positif bagi indra penglihatan manusia.

Menjaga Kesehatan Tulang

Mampu menjaga kesehatan tulang sekaligus mencegah resiko pengeroposan tulang sejak dini, merupakan satu dari sekian banyak manfaat lain dari tanaman rempah satu ini. Bahkan mengkonsumsinya secara rutin, membantu menjaga massa tulang agar tetap kuat dan utuh. Untuk memaksimalkan kesehatan tulang, tentu Anda harus mengimbanginya dengan nutrisi lainnya.

Melancarkan Sistem Pencernaan

Siapa yang akan menyangka jika tanaman bawang merah mampu melancarkan sistem pencernaan manusia. Hal ini dikarenakan bawang merah mengandung serat yang tidak kalah tinggi seperti buah, sehingga baik bagi pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Jika dikonsumsi secara rutin, kemungkinan resiko permasalahan pencernaan bisa diatasi dengan baik.

Tingkatkan Kualitas Tidur

Pernahkah Anda kesulitan mendapatkan tidur berkualitas karena beberapa faktor ? Kondisi ini tentu menyiksa Anda. Sebab tubuh merasa lelah berlebihan namun tidak dapat tidur dengan nyenyak sesuai keinginan. Dalam kondisi tersebut, jangan terburu buru membeli obat tidur yang tersedia di apotik terdekat.

Cobalah untuk menggunakan bumbu dapur satu ini sebagai alternatifnya. Sebab bawang merah mengandung zat probiotik cukup tinggi yang ampuh mengurangi stres serta meningkatkan kualitas tidur. Cukup dengan mengkonsumsinya dalam jumlah wajar, kemungkinan tidur berkualitas dan nyenyak bisa kembali didapatkan.

Cegah Kanker

Kanker termasuk salah satu penyakit mematikan dan begitu ditakuti oleh manusia. Ada banyak faktor penyebab seseorang terserang kanker, salah satunya adalah pola hidup dan makanan yang dikonsumsinya. Tidak perlu mengandalkan obat obatan untuk mencegah resiko terkena kanker, karena Anda bisa mengandalkan bumbu dapur ini sebagai solusinya.

Rempah berwarna merah keunguan ini mengandung antosianin dan quercetin yang diklaim ampuh menghambat perkembangan sel penyebab kanker. Bukan hanya sampai disana, ternyata masih banyak kandungan baik lainnya dari bumbu dapur satu ini yang diklaim ampuh menyingkirkan sel berbahaya lainnya di dalam tubuh.

Mencegah Peradangan

Bawang merah berwarna keunguan ini memang dikenal sebagai bumbu dapur yang mampu meningkatkan kelezatan cita rasa masakan. Namun siapa yang akan menyangka jika umbi tanaman satu ini mampu mencegah peradangan dengan sangat baik. Hal ini dikarenakan bawang merah mengandung quercetin yang mampu meredakan inflamasi.

budidaya bawang merah dengan biji

Hama Pengganggu Bawang Merah

Ulat Bawang

Ulat termasuk salah satu hama yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya, termasuk bawang merah sekalipun. Hama satu ini umumnya berasal dari serangga betina dewasa yang meletakkan telurnya pada ujung daun bawang merah. Untuk bertahan hidup, ulat tersebut kemudian memakan dedaunan bawang merah yang tengah ditempatinya.

Jika Anda menemukan daun bawang merah berlubang di di tepian hingga permukaan, dapat dipastikan jika tanaman tersebut tengah digerogoti oleh hama melata satu ini. Ketika menyadari kehadirannya, sebaiknya segera basmi hingga tuntas agar bawang merah dapat tumbuh optimal untuk menghasilkan bonggol bawang merah berkualitas.

Ulat Grayak

Ulat Grayak merupakan anakan yang dihasilkan oleh ngengat betina dewasa. Hewan tersebut kemudian meletakkan telurnya di daun bawang merah. Ketika menetas, daun yang dulunya menjadi rumah singgahnya kini menjadi sumber makanannya. Ulat Grayak juga membuat daun bawang merah berlubang dan mengganggu pertumbuhan tanaman.

Trips

Trips termasuk hama pengganggu pertumbuhan tanaman bawang merah. Hal ini terlihat dari daun bawang merah yang berubah warna menjadi putih keperakan. Namun pada kasus yang lebih parah, kemungkinan seluruh tanaman berubah warna menjadi putih dan perlahan akan mati. Sebelum hal terjadi, berikan perawatan rutin sesuai dengan anjuran cara budidaya bawang merah pada poin sebelumnya.

laporan budidaya bawang merah

Menjadi petani bawang merah bisa dijadikan sebagai peluang bisnis yang menggiurkan. Sebab jenis rempah satu ini selalu laku keras di pasaran dan selalu dibutuhkan setiap harinya. Bahkan harga jualnya cenderung stabil meski beberapa waktu kerap mengalami lonjakan kenaikan. Tidak heran jika banyak petani tertarik membudidayakannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *