Yuk Simak, Cara Budidaya Ikan Koi Bagi Pemula Anti Gagal

  • by

Cara Budidaya Ikan Koi – Ikan Koi menjadi jenis ikan yang paling banyak dipelihara di rumah – rumah. Nama Koi sendiri berasal dari kata nishikoi yang memiliki arti ikan karper bersulam emas dan perak. Hal tersebut dikarenakan warna sisik koi yang paling banyak ditemui diantaranya adalah emas, perak dan oranye. Cara budidaya ikan koi tergolong mudah dan tidak merepotkan. Simak disini.

budidaya ikan koi

Langkah Mudah Budidaya Ikan Koi Untuk Para Pemula

Memilih Indukan Berkualitas

Jenis indukan menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kualitas dari ikan koi. Indukan dari koi yang berkualitas akan menghasilkan keturunan yang baik juga. Oleh karena itu penting untuk memilih indukan yang memiliki kualitas bagus. Namun, mencari indukan berkualitas saat ini cukup sulit. Sehingga tidak ada salahnya apabila anda meminjam ikan koi berkualitas baik dari orang lain.

Indukan ikan koi yang berkualitas biasanya memiliki umur yang sudah matang yaitu 2 tahun. Tidak hanya dari umur saja, kualitas indukan juga bisa dilihat dari varietasnya. Apabila jenis ikan yang dipelihara genetiknya sama atau mendekati maka akan lebih baik saat menghasilkan keturunan. Warna dari ikan koi berkualitas lebih dominan cerah, cemerlang, dan kontras.

Disisi lain, cara budidaya ikan koi yang benar harus mengetahui proporsi tubuh ikan koi yang berkualitas. Bentuk tubuhnya ideal panjang dan lurus serta sirip dan ekornya yang melebar. Ketika berenang ikan akan terlihat seimbang dan tenang serta tidak berenang di dasar kolam. Nafsu makan ikan koi yang tinggi menandakan ikan koi yang sehat. Pilihlah indukan yang suda matang untuk dikawinkan.

Tips dalam memelihara indukan ikan koi ialah memisahkan kolam antara indukan jantan dan betina. Sehingga indukan tidak perlu mengalami pemberokan atau puasa untuk dikawinkan lagi. Ikan koi jantan dan betina hanya akan diletakkan pada satu kolam apabila sudah matang dalam usia untuk saling dikawinkan. Pemeliharaan dari kolam indukan sama dengan kolam pembesaran.

Pembuatan Kolam

Ada berbagai jenis kolam yang bisa diterapkan untuk pemeliharaan ikan koi. Pembuatan kolam yang baik dan benar akan berpengaruh pada kenyamanan ikan koi dan juga keberlangsungan hidupnya. Oleh karena itu, perlu memperhatikan pemilihan yang tepat pada jenis ikan kolam yang ingin anda gunakan untuk ikan – ikan koi peliharaan anda.

Cara budidaya ikan koi yang benar harus memperhatikan jenis kolam yang tepat bagi ikan koi dan lingkungan sekitar anda. Jenis kolam untuk ikan koi terdiri dari kolam tanah, kolam terpal, kolam beton dan masih banyak lagi. Disisi lain menyesuaikan tempat yang anda punya disekitar rumah, lokasi pembuatan kolam juga penting untuk diperhatikan.

Akan lebih baik apabila kolam berada di daerah yang memiliki asupan sinar matahari yang cukup serta saluran air yang terjaga. Biasanya kolam ikan koi memiliki ukuran antara 3 – meter dengan kedalaman mencapai 60 cm dan ketinggian airnya sekitar 40 cm. Setelah proses pembuatan akan lebih baik tidak langsung diisi air untuk menghindari bahan kimia pada semen.

cara budidaya ikan koi

Proses Pemijahan

Dalam melakukan pemeliharaan ikan koi, tentu pemilik akan lebih senang untuk dapat mengembangkannya dengan membuat lebih banyak anakan yang hadir. Untuk mewujudkan hal tersebut maka perlu dilakukan proses pemijahan. Tahapan ini cukup penting untuk keberhasilan dari usaha budidaya ikan koi yang sedang digeluti. Karena berpengaruh pada kualitas anakannya.

Cara budidaya ikan koi bagi pemula yang anti gagal bisa dilakukan dengan memahami proses pemijahan ikan koi yang baik dan benar. Proses ini cukup penting sehingga perlu dilakukan dengan hati – hari. Pemilihan dari indukan perlu diperhatikan, akan lebih baik apabila varietas pejantan dan betina yang dikawinkan sama atau mendekati sehingga hasilnya akan berkualitas.

Untuk menghindari kegagalan pemijahan, anda bisa meletakkan pejantan lebih dari satu dengan satu betina pada kolam yang sama. Banyaknya pejantan yang bisa anda sediakan pada satu kolam pemijahan sebanyak 3 hingga 5 ekor. Akan lebih baik proses ini dilakukan pada jam 4 sore. Dengan memasukkan indukan betina terlebih dahulu di kolam pemijahan.

Setelah indukan dimasukkan selang waktu 3 hingga 5 jam, dimasukkan indukan pejantan ke dalam kolamnya. Proses pemijahan akan berlangsung saat malam hari. Cara budidaya ikan koi pada tahap pemijahan ini sangat berpengaruh pada anakan yang dihasilkan nanti. Pada tahap ini lebih baik kolam pemijahan dilengkapi dengan tanaman air untuk tempat telur.

Pemijahan akan selesai pada pagi harinya. Anda harus segera memisahkan indukan dari kolam agar menghindari indukan memakan telurnya sendiri. Setelah itu bisa melakukan proses penetasan larva. Hal ini diperlukan ketelitian yang sangat akurat pada suhu airnya. Jangan biarkan suhu air untuk telur ikan ini terlalu dingin maupun terlalu panas.

Apabila suhu air terlalu dingin larva membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menetas. Sebaliknya apabila suhu air terlalu panas maka larva akan membusuk dan mati. Oleh karenanya perlu memperhatikan dengan baik tentang suhu air kolam larva. Telur ikan koi ini akan menetas kurang lebih selama 48 jam. Pada larva yang baru menetas biasanya memiliki cadangan makanan.

Cadangan makanan tersebut bertahan pada sekitar 3 hingga 5 hari usai penetasan. Sehingga apabila sudah mencapai hari tersebut makan dianjurkan memberi makan larva. Jenis makanan untuk lava biasanya menggunakan kutu air yang telah disaring terlebih dahulu. Setelah anakan ikan koi mencapai panjang sekitar 1,5 cm bisa mengganti makanan dengan cacing sutra.

budidaya ikan koi di kolam terpal

Hal Yang Perlu Diperhatikan Agar Ikan Koi Berkembang Dengan Baik

Menjaga Kualitas Air

Setelah melakukan pembuatan kolam, cara budidaya ikan koi yang benar adalah menjaga kualitas air kolam. Ikan koi akan mudah stress apabila kualitas dari air tidak terjaga. Disisi lain, kondisi dari air juga berpengaruh pada warna ikan koi. Kualitas air yang buruk dapat menurunkan 20% kualitas warna ikan koi. Hal tersebut akan mempengaruhi harga pasaran ikan koi.

Oleh sebab itu, dalam menjaga kualitas air kolam anda bisa menggunakan filter air. Sumber air bisa berasal dari air tanah maupun air PDAM. Pada air PDAM memiliki kadar pH mendekati netral sehingga tidak akan berpengaruh buruk pada ikan koi. Akan lebih baik untuk mengendapkan air selama 12 – 24 jam sebelum dimasukkan ikan dan diberi aerasi untuk memperkaya oksigen terlarut.

Meskipun sudah dipasang filtrasi, ada kemungkinan air akan tetap keruh karena kotoran yang dikeluarkan oleh ikan koi. Sehingga tidak bisa hanya bergantung pada filtrasi untuk menjaga kualitas airnya. Cara budidaya ikan koi bagi pemula perlu mengawasi kualitas airnya setiap saat. Akan lebih baik untuk mengganti air kolam setidaknya seminggu sekali.

Hal yang perlu dihindari untuk pergantian air adalah mengganti keseluruhan air pada kolam. Hal tersebut akan membuat ikan membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi kembali. Adaptasi dengan air kolam ini dapat membuat ikan koi stress dan berpengaruh pada kualitas dan kesehatannya. Oleh sebab itu perlu juga diperhatikan interval pergantian airnya jangan terlalu sering.

Membatasi Jumlah Ikan Di Kolam

Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya bagi para pemula untuk memelihara ikan koi adalah membatasi jumlah ikan sesuai dengan luas kolamnya. Dengan membatasi jumlah ikan di dalam satu kolam maka tidak akan membuat ikan koi terganggu satu sama lain. Oleh karena itu, cara budidaya ikan koi yang benar adalah membatasi jumlah ikan tidak terlalu banyak pada satu kolam.

Padahal ikan koi perlu memiliki banyak ruang gerak agar pertumbuhannya maksimal. Dalam satu kolam sebaiknya jumlah ikan menyesuaikan, terlihat tidak terlalu penuh dan padat. Tidak hanya mengenai ruang geraknya yang semakin terbatas, jumlah ikan koi yang terlalu banyak dalam satu kolam dapat membuat terciptanya persaingan pakan satu sama lain.

Dalam memberi makan pada ikan koi, biasanya dilakukan dengan makanan berbentuk pellet. Selain pemberian pakan pellet yang mudah, nilai nutrisinya juga sudah lengkap untuk ukuran ikan koi. Apabila dalam satu kolam diisi banyak, pemberian pakan pellet yang langsung ditabur diatas permukaan kolam tidak akan merata dimakan oleh semua ikan.

Kadar Keasaman Kolam dan Temperatur Kolam

Pada cara budidaya ikan koi yang benar, anda harus memperhatikan kualitas air khususnya pada derajatan keasaman dan temperatur kolam. Dalam kolam yang baru dibuat, maka kandungan bahan bangunan seperti semen tidak baik untuk pertumbuhan ikan koi. Bahan kimia dari semen tersebut juga akan mempengaruhi kadar keasaman untuk air dalam kolam.

Kadar keasaman air kolam yang baik berada di antara 6,5 hingga 8,5. Pada nilai tersebut ikan dapat tumbuh dengan baik. Sedangkan nilai kadar pH yang baik untuk mencerahkan warna ikan koi berada di kisaran 6,8 hingga 7,2. Untuk temperatur air yang baik berada di kisaran 24 hingga 25 derajat celcius. Hal tersebut seharusnya anda perhatian demi kelangsungan pertumbuhan ikan koi.

Memberikan Pakan Berkualitas

Pakan yang baik untuk ikan koi adalah pakan yang memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tubuh ikan. Ikan akan diberikan pakan setelah 5 hari semenjak menetas dari telur. Pada umur yang masih muda tersebut ikan koi dapat anda berikan kutu air yang sudah disaring. Bisa juga diberikan kuning telur, hanya saja kekurangannya akan membuat air kolam menjadi keruh.

Setelah itu ikan koi yang memiliki panjang 1,5 cm bisa anda berikan pakan cacing sutra. Setelah berumur 3 minggu pemberian pakan cacing sutra dihentikan. Cara budidaya ikan koi bagi pemula yang wajib diketahui adalah bagian pakan. Entah dalam hal jenis pakan yang diberikan maupun waktu pemberian pakan yang menyesuaikan dengan umur dari ikan koi.

Pakan yang biasanya diberikan ke ikan koi dewasa berupa pellet. Pakan pellet ikan dari pabrik sudah memenuhi kebutuhan nutrisi pada tubuh ikan. Nutrisi yang dibutuhkan oleh ikan koi berupa protein tinggi. Biasanya pada pellet terkandung protein lebih dari 30 persen dan kandungan lemak sekitar 5 persen. Biasanya pelet bisa langsung disebar ke kolam.

Namun ada beberapa yang menerapkan pelet dibasahi terlebih dahulu sebelum diberikan ke ikan koi. Budidaya ikan koi dengan pemberian pakan basah ini dilakukan dengan merendam pelet selama 30 hingga 60 detik. Teknik ini dilakukan guna memberikan kemudahan bagi ikan koi untuk mencerna makanan dan menghindari penyumbatan pada saluran pencernaannya.

cara budidaya ikan koi di aquarium

Jangan Memberikan Pakan Terlalu Sering

Pemberian pakan pada ikan koi memiliki batasan. Perlu diketahui bahwa sistem pencernaan ikan koi termasuk pendek. Sehingga ikan dapat mencerna makanan yang banyak dengan sangat cepat. Hal tersebutlah yang membuatnya terlihat rakus dan bisa menciptakan persaingan pakan pada ikan yang berada di satu kolam. Dengan pemberian yang benar maka hal tersebut tidak akan terjadi.

Dianjurkan untuk memberikan pakan pellet dengan jumlah yang sedikit dalam satu waktu untuk mencegah kelebihan pakan. Kelebihan pakan yang terjadi pada ikan koi juga akan berdampak buruk. Pakan akan mengapung di permukaan kolam karena ikan sudah tidak ingin makan lagi. Hal tersebut berakibat pada peningkatan kandungan amonia di dalam kolam.

Oleh karena itu, cara budidaya ikan koi yang baik bagi para pemula adalah memperhatikan batas waktu pemberian dan jumlahnya. Jangan terlalu sering dan terlalu banyak begitu pula sebaliknya. Sebagai patokannya anda bisa memberikan pakan 100 gram per hari untuk ukuran kolam ikan koi sebesar 1,5 meter persegi. Disisi lain juga dapat menyesuaikan jumlah ikannya.

Selain memberikan pakan utama berupa pelet, anda juga bisa memberikan pakan berupa nutrisi tambahan. Biasanya pakan tambahan tersebut berupa ikan udang kecil. Pemberian ini bisa dilakukan setiap dua minggu sekali. Tidak hanya bentuk ikan udang kecil, anda juga bisa memberikan nutrisi tambahan dari kacang polong, wortel hingga selada.

budidaya ikan koi blitar

Ciri – Ciri Ikan Koi Yang Tidak Sehat

Gerak Renang

Ikan koi yang tidak sehat bisa dilihat dari cara gerak ikan tersebut. Biasanya ikan koi yang sehat memiliki gerakan yang lincah dan gesit. Sehingga ciri – ciri ikan yang tidak sehat adalah sebaliknya, terlihat tidak lincah dan lemas. Sebagai pemula, cara budidaya ikan koi juga harus memperhatikan mengenai kondisi kesehatan ikan. Mengamati gerak renangnya adalah hal yang paling mudah.

Nafsu Makan Menurun

Ciri – ciri ikan yang tidak sehat terakhir adalah nafsu makan ikan yang menurun. Saat ikan koi merasa tidak nyaman atau terserang penyakit, ikan koi akan kehilangan nafsu makannya. Anda bisa mengeceknya dengan memberikan pakan ikan pelet disekitarnya, apabila ikan tidak menghabiskannya dalam waktu lama maka ada kemungkinan ikan sedang tidak sehat.

Apabila sudah menunjukkan gejala yang tidak sehat pada salah satu ikan koi milik anda. Dianjurkan untuk segera memisahkan ikan di dalam kolam tersendiri. Biasanya kolam ini disebut dengan kolam karantina. Proses penyembuhan akan lebih efektif apabila dilakukan di kolam tersendiri. Pada saat proses penyembuhan ini lebih baik diberikan obat dan nutrisi agar cepat sembuh.

Terlihat Menyendiri

Cara budidaya ikan koi juga harus memperhatikan mengenai kesehatan dari ikan. Ikan yang tidak sehat bisa menandakan pemeliharaan yang salah atau kondisi kolam yang buruk. Pada ikan koi, apabila tubuhnya merasa tidak nyaman maka akan terlihat menyendiri dan terpisah dari kawanan ikan lainnya. Padahal secara alamiah ikan koi selalu berada dalam satu koloni.

Itulah berbagai hal terkait dengan budidaya ikan koi untuk para pemula. Ikan koi banyak dipelihara di rumah karena keindahannya. Tidak hanya indah ikan koi juga dipercaya sebagai simbol keberuntungan. Hal tersebut membuat banyak orang tertarik untuk memeliharanya. Dengan pemeliharaan yang baik dan benar, maka ikan koi akan tumbuh dan berkembang dengan baik pula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *