Sudah Siap Untung Gede? Yuk Ikuti Cara Budidaya Ikan Mas Paling Ampuh Disini

  • by

Cara Budidaya Ikan Mas – Ternak ikan mas kini sedang naik daun, lantaran keuntungan yang didapatkannya.  Terlebih lagi, saat ini banyak sekali permintaan pasar baik itu untuk dikonsumsi atau sebagai ikan hias. Jadi jangan heran, jika hal ini ampuh datangkan pundi pundi rupiah dalam jumlah yang berlimpah. Bila anda termasuk pemula, ikuti cara budidaya ikan mas paling ampuh berikut ini.

budidaya ikan mas

Menyiapkan Kolam Terpal Untuk Ternak Ikan Mas

Dalam menjalankan bisnis ternak ikan, tentu anda harus memikirkan mengenai ketersediaan lahan yang digunakan sebagai kolam ikan. Sama halnya dengan kolam ikan pada umumnya, untuk ikan mas ini pun terdapat tiga jenis kolam yakni kolam tanah, kolam semen, dan kolam terpal. Diantara ketiga jenis kolam tersebut, yang paling mudah yakni kolam terpal.

Pasalnya, dengan gunakan kolam terpal, anda tidak perlu menggali tanah atau membangun kolam dengan bahan baku semen. Cukup membuat kerangka kolam yang berasal dari kawat besi atau kayu, lalu bentuk kolam dengan terpal. Pastikan terpal yang digunakan benar benar tahan akan perubahan cuaca dan serangan hama maupun penyakit.

Bukan hanya itu saja, terpal dan kawat besi tersebut pun bisa dijadikan sebagai inventaris yang nantinya tetap bisa dipakai untuk kebutuhan lainnya. Biasanya ukuran kolam terpal untuk ternak ikan mas ini seluas 7 x 10 meter dengan kedalaman 120 sentimeter. Sebelum ikan dimasukan, upayakan kolam dibersihkan terlebih dahulu hingga aroma plastik.

Anda pun bisa menggosokkan dedaunan untuk mempercepat proses munculnya plankton di dalam air. Setelah pembuatan kolam usai dilakukan, isi dengan air dan biarkan selama dua atau tiga hari. Kemungkinan untuk minggu pertama kondisi air masih tetap stabil. Tapi untuk beberapa minggu kedepannya, tentu akan menurun.

Maka dari itu, pastikan anda melakukan pemeriksaan secara berkala dengan cara menambahkan atau mengurangi air agar pH tetap terjaga. Suhu air pun harus diperhatikan pula yakni idealnya berada di angka 20 hingga 25 derajat celcius. Sementara kadar pH airnya sekitar 7 hingga 8. Pastikan kolam tersebut berada di lokasi dengan ketinggian antara 150 sampai 600 meter.

Banyak orang yang mulai menggunakan terpal sebagai alternatif paling tepat untuk pembuatan kolam ternyata bukan tanpa alasan. Karena terdapat beberapa keuntungan di baliknya. Keuntungan pertama yakni proses pemeliharaan ikan yang lebih terkontrol. Terlebih lagi, mengingat jika ikan ini termasuk kedalam jenis yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Untuk membantu para peternak, kolam terpal hadir untuk menjadikan proses pemeliharaannya lebih mudah untuk dilakukan. Selain itu, keuntungan menggunakan kolam terpal pula bisa ditengok dari segi suhu kolamnya. Yang mana kolam satu ini mampu menjaga stabilitas suhu kolam, karena adanya sifat fleksibilitas sehingga bisa mengontrolnya dengan baik.

Bila anda menggunakan kolam terpal sebagai media ternak, maka penyakit yang disebabkan oleh hama dan gulma bisa diminimalisir dengan baik. Kenapa demikian? Karena pada kolam ini tidak akan terjadi penumpukan kotoran ikan yang nantinya menjadikan penyebab kualitas air menjadi kotor dan menurun. Bahkan berkat kolam terpal, kualitas ikan menjadi lebih meningkat.

Hal ini bisa didapatkan karena proses pemeliharaannya terkontrol dan terpantau, sehingga perkembangannya menjadi lebih baik. Jika dibandingkan dengan kolam tanah, ikan yang dihasilkan akan berbau tanah dan jauh lebih amis. Beda halnya dengan media terpal, yang mana bebas terhadap bau tanah sehingga bisa memaksimalkan hasil panennya.

Begitupun ketika memasuki musim panen, para peternak bisa melakukannya tentu dengan sangat mudah. Dimana bentuk kolamnya yang dibuat sangat mudah dan ditujukan untuk mempermudah mengelola hasil panennya. Bukan hanya mudah saja, cara budidaya ikan mas  pada kolam terpal pun sangat menghemat waktu yang dibutuhkan.

cara budidaya ikan mas

Memilih Benih Ikan Mas yang Berkualitas

Usai kolam diselesaikan, selanjutnya yakni memilih benih ikan manakah yang berkualitas tinggi. Maka dari itu, anda harus menyediakan benih ikan atau calon indukannya. Anda bisa mendapatkannya secara langsung dari alam, toko ikan, atau dari hasil budidaya sebelumnya. Pastikan indukan tersebut memiliki sifat unggul sehingga bisa menghasilkan benih berkualitas tinggi.

Selalu utamakan memilih benih yang berasal dari induk terpercaya. Bila hal ini menyulitkan bagi anda, cobalah meminta saran kepada para penjual mengenai benih terbaik di kelasnya. Bukan perkara indukan semata, benih yang berkualitas unggul pun pastinya memiliki ukuran yang sama. Biasanya keseragaman ukuran ini ampuh untuk menurunkan resiko kematian ikan.

Pasalnya, jika terdapat benih yang ukurannya lebih besar dibandingkan yang lainnya, dikhawatirkan ia akan menyantap temannya atau kanibalisme. Tatkala memberikan pakan pun, mereka semua akan memperoleh jumlah yang sama besar. Dengan begini, pertumbuhan benih ikan mas akan seragam dan tidak ada yang tertinggal satupun.

Benih ikan yang sangat aktif bergerak, bisa dipastikan jika ia merupakan produk unggulan. Tidak hanya untuk menangkap makanan saja, tetapi juga lincah dan peka terhadap pergerakan benda yang ada di dalam kolam. Bahkan benih yang unggul pun bisa bergerak dengan cepat melawan arus lambat. Jika anda menjumpai benih yang hanya berdiam diri di tepian kolam, hal itu menandakan benih kurang sehat.

Respon baik yang diberikan juga menandakan jika benih tersebut berkualitas tinggi. Lazimnya, respon tersebut bisa dilihat ketika anda memberikan pakan. Karena dengan begitu, benih akan menyantap makanan tersebut ketika disebarkan di dalam kolam. Selain itu, pastikan benih terbebas dari segala penyakit. Jika terdapat benih yang sakit, dikhawatirkan akan menularkan ke benih lainnya.

Pastikan jika keadaan fisik benih tidak kurang apapun. Keadaan cacat atau tidaknya ini bisa ditengok melalui gerakan ikan, bentuknya yang sama, dan warnanya yang mengkilap. Jika semua hal tersebut tidak memenuhi, bisa dipastikan bahwa benih alami kecacatan. Benih ikan mas juga harus sesuai standar baik itu dari kualitatif maupun kuantitatif.

Kriteria kualitatif bisa dilihat berdasarkan asal usul benih dan pengamatan secara kasat mata. Yakni benih bukan berasal dari satu keturunan, aktif, sehat, dan keadaannya normal. Sementara kriteria kuantitatif ditengok dari umur, panjang, ukuran, besar, dan bobot minimalnya. Bila semua ketentuan pada cara budidaya ikan mas terpenuhi, maka benih ini memang unggulan.

makalah budidaya ikan mas

Penebaran Benih ke Kolam Ternak

Setelah kolam siap baik itu sistem pengairan dan lainnya, maka anda bisa menebarkan benih yang telah dipilih sebelumnya. Sebetulnya proses satu ini jauh lebih mudah dilakukan ketimbang mencari indukan ikan mas. Pasalnya, mengawinkan kedua induk dan menjaga telur agar bisa menetas dengan sempurna merupakan langkah yang cukup rumit untuk dilakukan.

Benih unggul yang telah dipilih, pastikan berukuran sekitar 5 hingga 10 sentimeter. Dengan begitu, penebaran benih yang harus dilakukan yakni sekitar 20 ekor per meter persegi kolamnya. Namun sebelum ditebarkan, alangkah baiknya jika benih dilakukan penyesuaian terlebih dahulu. Pemindahan benih ke kolam tidak bisa dilakukan sembarangan.

Anda harus menggunakan wadah, demi menghindari ikan stress dan berakibat kematian. Pertama tama benih dari penampungan harus dimasukkan ke dalam wadah baskom atau bak. Kemudian wadah dimiringkan sambil dimasukkan ke dalam air kolam. Biarkan air kolam sedikit demi sedikit masuk dalam wadah dan tercampur dengan airnya.

Lakukan cara satu ini selama kurang lebih satu jam dengan tujuan agar ikan bisa beradaptasi dengan air kolam. Setelah itu, biarkan benih ikan mas bergerak dengan sendirinya dan memasuki areal kolam. Upayakan anda tidak memaksakan benih untuk masuk ke dalam kolam. Karena hal ini sangat membahayakan, mengingat ikan mas sangat rentan stres.

Pemberian Pakan Untuk Ikan Mas

Cacing Tanah

Pakan pertama yang bisa diberikan kepada ikan mas agar tumbuh besar yakni cacing tanah. Banyak para peternak memanfaatkan cacing tanah sebagai pakan andalan lantaran kandungan proteinnya yang sangat melimpah. Sehingga sangat baik bagi perkembangan ikan mas. Sebelum diberikan kepada ikan mas, alangkah baiknya jika mencuci bersih cacing tanah.

cara budidaya ikan mas di kolam terpal

Cacing Sutra

Cara budidaya ikan mas pun bisa memberikan pakan berupa cacing sutra atau cacing tubifex. Berkat kandungan proteinnya yakni sebesar 75 persen dan lemak 13 persen, sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan. Terlebih lagi, bentuknya yang menyerupai rambut dengan panjang berkisar 1 hingga 3 sentimeter membuat ikan sangat mudah untuk menyantapnya.

Akan tetapi, tidak sedikit peternak yang menyayangkan jika cacing sutera ini kerap membawa bibit penyakit pada ikan mas. Meski begitu, anda tak perlu khawatir. Lantaran hal ini bisa diatasi dengan sangat mudah. Yakni dengan membersihkan cacing terlebih dahulu, kemudian direndam di air bersih selama tiga hari. Bila hal ini dilakukan, tentu cacing menjadi sumber nutrisi terbaik.

Rotifera

Rotifera merupakan salah satu jenis plankton yang biasanya hidup pada suatu bak beton atau tanah. Bila anda ingin memberikan ikan mas dengan pakan satu ini, cobalah dengan membudidayakannya terlebih dahulu. Pertama tama, keringkan dulu tempat yang akan digunakan untuk ternak plankton rotifera selama dua hingga tiga hari.

Setelah itu, lakukan pengapuran untuk menaikkan pH airnya. Baru kemudian, berikan pupuk pada tempat tersebut menggunakan kotoran ayam dengan perkiraan jumlah sebanyak satu kilogram. Lalu isi bak menggunakan air hingga kedalaman 0,5 meter. Semprot tempat tersebut dengan sumithion sebanyak 6 hingga 8 ppm pada permukaan airnya.

Sebetulnya, penyemprotan tersebut bertujuan untuk memberantas cladocera atau kutu air. Yang mana bisa menghambat pertumbuhan plankton rotifera. Tunggu hingga 5 hingga 6 hari agar rotifera bisa dipanen dan diberikan sebagai pakan ikan mas. Namun pemanenan ini harus dilakukan dengan bantuan jaring halus. Tentunya untuk mendapatkan rotifera dalam jumlah banyak.

Emulsi

Selain memberikan pakan alami, anda pun bisa membuat pakan buatan salah satunya emulsi. Pakan satu ini memang dikhususkan untuk ikan mas yang masih berbentuk benih yakni umurnya berkisar 5 hingga 21 hari. Emulsi sendiri terbuat dari kuning telur ayam, tepung kedelai, tepung sagu, dan vitamin satu gram dengan perbandingan campuran sebesar 1:1.

Biasanya pemberian pakan emulsi pada benih ikan dilakukan selama 6 hingga 8 kali dalam sehari. Pakan emulsi sebesar satu kilogram lazimnya untuk diberikan selama 5 hari saja. Untuk memberikannya, anda harus melakukan penyemprotan diatas permukaan air. Sementara untuk penyimpanannya, emulsi harus disimpan di udara terbuka selama kurang lebih 10 jam.

Pengendalian Hama dan Penyakit pada Ikan Mas

Gangguan hama dan penyakit menjadi salah satu penyebab terbesar akan kegagalan dalam ternak ikan mas. Bila hal ini tidak segera ditanggulangi dengan tepat, dikhawatirkan hama dan penyakit tersebut akan mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Jadi jangan mengherankan jika tidak sedikit peternak yang alami kerugian lantaran gagal mengatasi hama dan penyakit.

Dengan begini, panen yang seharusnya akan dilakukan menjadi sia sia belaka. Agar hal ini tidak terjadi pada cara budidaya ikan mas yang anda lakukan, pastikan untuk melakukan tindakan penanggulangan yang tepat. Perlu anda ketahui, jika hama ikan mas sangatlah bervariasi dan terbagi ke dalam tiga kelompok, yakni pemangsa, pengganggu, dan pesaing.

Biasanya hama pemangsa atau predator akan mengganggu ikan mas dengan cara menyerang atau memakannya secara langsung. Sementara pada hama pesaing atau competitor, mereka akan mengganggu dengan cara mengambil sumber daya ikan mas. Mulai dari ruang, pakan, air, udara, dan berbagai hal penunjang lainnya yang digunakan untuk perkembangan ikan mas.

Beda halnya dengan hama pengganggu, yang mana ia akan merusak kolam atau menjadi pembawa penyakit dan menyebabkan resiko kematian pada ikan mas. Untuk itu, cara pencegahan yang bisa dilakukan yakni dengan mengetahui apa pemicunya. Atau dengan rutin membersihkan kolam dan selalu memantau jika terdapat hama yang menyerang kolam.

Umumnya, penyakit tersebut disebabkan oleh beberapa hal seperti kurang gizi, lingkungan buruk, dan adanya parasit. Sama halnya dengan hama, penyakit pun terdiri dari dua jenis yakni parasit dan non parasit. Untuk penyakit parasit, biasanya lantaran adanya virus bakteri, parasit dan jamur. Sementara penyakit non parasit, disebabkan oleh faktor kimia, fisika, lingkungan, atau kualitas pakan.

Masa Panen Ikan Mas

Idealnya, ikan mas yang siap panen bobotnya telah mencapai sekitar 300 hingga 400 gram per ekornya. Biasanya, untuk mencapai bobot tersebut ikan mas telah berusia 6 hingga 8 bulan. Tetapi, sebetulnya hal ini bergantung pada tujuan anda melakukan budidaya. Jika hanya dilakukan untuk bisnis yakni ikan hias, maka tidak perlu mencapai bobot tersebut.

budidaya ikan mas di kolam terpal

Beda lagi, jika digunakan untuk konsumsi di berbagai restoran ternama. Tentunya bobot tersebut harus tercapai dengan berbagai kriteria lainnya. Ketika masa panen ini tiba, sebagai peternak, anda harus menentukan metode pemanenan yang tepat baik itu secara keseluruhan atau sebagian. Metode tersebut bisa anda pilih berdasarkan bobot ikan dan kebutuhan pasar.

Misalnya saja, jika ikan yang diangkat dari kolam belum memenuhi kriteria bobot, maka anda harus memisahkannya terlebih dahulu karena dikhawatirkan terdapat suatu masalah yang sedang menyerangnya. Biasanya ikan yang semacam ini karena terserang suatu penyakit atau hama. Untuk itu, anda harus memberikan penanganan khusus untuk mengobatinya.

Lain halnya dengan ikan yang telah melebihi bobot standarnya. Pasalnya, jika tidak segera dipanen akan membuatnya menghabiskan pakan dan tidak menyisakan untuk temannya. Sehingga harga jualnya tidak sebanding dengan yang anda keluarkan. Semakin lama cara budidaya ikan mas dilakukan, semakin besar pula biaya operasional yang dikeluarkan.

Jangan takut gagal, jika anda termasuk ke dalam pemula dalam membudidayakan ikan mas. Pasalnya, masih banyak pula peternak profesional yang alami kegagalan karena beberapa hal. Sematkan pada pikiran anda, bahwa setiap usaha pasti membuahkan hasil yang tidak akan mengecewakan. Hal ini pun termasuk kedalam ternak ikan mas. Terlebih kini, kebutuhan pasar semakin meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *