Dapatkan Omset Melimpah Dengan Cara Budidaya Jahe Merah Yang Benar

  • by

Cara Budidaya Jahe Merah – Jahe termasuk tanaman yang kerap dijadikan rempah untuk meningkatkan cita rasa masakan yang hendak dibuat, salah satunya jahe merah. Selain dikenal sebagai rempah rempah, tanaman satu ini juga mampu mendatangkan segudang khasiat baik bagi kesehatan tubuh. Tidak heran jika banyak orang tertarik mengetahui cara budidaya jahe merah.

budidaya jahe merah

Peluang Budidaya Jahe Merah

Laris Manis di Pasaran

Mungkin Anda bertanya tanya mengapa jenis jahe satu ini menarik dijadikan sebagai peluang bisnis menggiurkan. Jawabannya diketahui dari fungsinya sendiri sebagai imunomodulator, atau dikenal sebagai rempah yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh manusia. Anda bisa mendapatkan khasiatnya ketika mengkonsumsinya secara rutin.

Selain membantu tingkatkan imun tubuh, kandungan di dalam jahe dapat membantu memulihkan tubuh yang terserang oleh virus berbahaya. Kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh manusia, menjadi alasan utama mengapa tanaman jahe begitu laris manis di pasaran. Bahkan tanaman herbal ini yang akan dicari pertama kali ketika terjadi serangan virus secara massif.

cara budidaya jahe merah

Tingginya permintaan bukan hanya terjadi di pasar lokal saja. Sebab jenis jahe satu ini kerap dijadikan sebagai salah satu bahan baku pembuatan produk kesehatan menggunakan bahan herbal. Dengan kata lain, permintaan dari perusahaan di kancah nasional dan internasional cukup tinggi. Tidak heran jika masyarakat tertarik mencoba menerapkan cara budidaya jahe merah yang benar.

Masih Jarang Dibudidayakan

Masih belum banyak petani yang dibudidayakan dibandingkan dengan jenis jahe lainnya, dianggap sebagai peluang emas bagi masyarakat yang tertarik menanamnya. Proses penanamannya terbilang cukup mudah, sehingga tidak butuh lama untuk mendapatkan hasilnya. Walaupun penanamannya cukup mudah, sebaiknya jangan lupa memberikan perawatan rutin.

Tidak Dibutuhkan Lahan Luas

budidaya jahe merah dalam karung

Apabila berniat membudidayakan jenis jahe satu ini, Anda tidak perlu mempersiapkan lahan cukup lapang terlebih dahulu. Sebab tanaman ini bisa ditanam di pekarangan rumah atau di lahan kosong yang tidak digunakan. Walaupun di lahan terbatas sekalipun, tanaman herbal ini dapat tumbuh subur asalkan kebutuhan nutrisinya terpenuhi.

Tidak Membutuhkan Modal Besar

Tidak perlu modal besar untuk memulai membudidayakan jenis tanaman jahe, merupakan salah satu keuntungan yang bisa didapatkan. Walaupun modal utama untuk penanaman tergolong ramah di kantong, namun omset yang bisa dihasilkannya bisa berkali kali lipat. Sehingga balik modal dapat dilakukan dalam waktu singkat, dan mampu mendatangkan laba cukup besar.

Manfaat Tanaman Jahe Merah

Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Mampu menurunkan resiko terkena penyakit jantung, merupakan salah satu manfaat yang bisa didapatkan dari tanaman herbal satu ini. Apabila dikonsumsi setiap hari secara rutin, diklaim ampuh turunkan trigliserida dan kadar kolesterol jahat dalam darah. Dengan cara ini, kesempatan untuk pulih dari salah satu penyakit mematikan tertinggi di dunia bisa didapatkan.

Tingkatkan Sistem Imun Tubuh

Perubahan cuaca termasuk salah satu faktor penyebab penurunan sistem imun dalam tubuh. Namun tidak perlu khawatir, karena Anda bisa meningkatkannya kembali dengan rutin mengkonsumsi tanaman herbal satu ini. Sebab jahe mengandung senyawa yang mampu melawan bakteri maupun virus berbahaya di dalam tubuh.

budidaya jahe merah super

Meringankan Sakit Kepala

Kepala terasa berat dan sakit tentu mengganggu aktivitas harian Anda. Jangan terburu buru membeli obat pusing di apotik terdekat, karena Anda bisa mengandalkan tanaman herbal satu ini sebagai alternatifnya. Dibuat dari bahan alami yang diolah dengan cara tradisional, sehingga tidak ada efek samping usai menggunakannya.

Baik Bagi Lambung

Setiap penderita penyakit tertentu umumnya memiliki pantangan tersendiri, begitu pula bagi para penderita penyakit lambung dan pencernaan. Kabar gembiranya, penderita dapat sembuh dari penyakit tersebut apabila rutin mengkonsumsi jahe jenis merah. Berkat kandungan di dalam jahenya, luka atau infeksi lambung dapat disembuhkan dalam waktu cepat.

Baik Bagi Penderita Asma

Apakah Anda memiliki riwayat penyakit asma ? Cobalah untuk mengkonsumsi tanaman herbal satu ini sebagai obat alternatif mengingat adanya kandungan senyawa atsiri cukup tinggi di dalamnya. Atsiri sendiri merupakan senyawa yang mampu melegakan saluran pernafasan. Alhasil nafas kembali lega dan Anda pun dapat melanjutkan aktivitas kembali.

Hal Penting Diperhatikan Dalam Menanam Jahe Merah

Layaknya menanam tanaman herbal lainnya, setidaknya ada beberapa hal yang wajib diperhatikan sebelum mengetahui cara budidaya jahe merah. Sebab penanamannya tidak hanya bergantung oleh kondisi lingkungan dan faktor cuaca semata, namun masih banyak faktor lain yang menentukan keberhasilan penanaman. Apa sajakah itu?

pH Tanah

Setiap jenis tanah memiliki tingkat pH berbeda. Sedangkan jenis tanah yang disukai oleh tanaman jahe yaitu pH 6.8 hingga 7. Dengan kata lain, tanah ringan yang dilimpahi dengan bahan organik tinggi seperti tanah lempung berpasir adalah jenis tanah ideal bagi pertumbuhan jahe. Sebab jenis tanah ini terbebas dari genangan air berlebih.

Suhu dan Iklim

Selain memperhatikan tingkat pH tanah, suhu dan iklim juga memegang peranan penting bagi pertumbuhan jahe. Idealnya tanaman ini dapat tumbuh di daerah yang memiliki suhu 19°C hingga 30°C, serta memiliki intensitas curah hujan berkisar 1.000 hingga 4.000 mm per tahunnya. Bagaimana jika intensitas curah hujan kurang dari angka 1.000 mm per tahun ?

Anda dapat mengakali cara penanamannya dengan memastikan sistem pengairan air berjalan dengan baik. Dengan cara ini, diharapkan jahe mendapatkan asupan air tercukupi. Pertumbuhan jahe akan semakin baik jika menanamnya saat awal musim penghujan tiba. Sebab pada masa itu intensitas hujan cukup tinggi, sehingga kebutuhan airnya akan selalu terpenuhi.

budidaya jahe merah pola hcs

Jenis Tanah

Pemilihan jenis tanah termasuk hal krusial dalam proses budidaya tanaman jahe. Sebab jenis jahe satu ini senang di daerah yang dikaruniai tanah yang subur, gembur, dan melimpahnya ketersediaan nutrisi bagi tumbuh kembangnya. Kriteria jenis tanah yang disukainya, cocok dengan jenis tanah yang ada di Indonesia.

Inilah mengapa tanaman satu ini dapat tumbuh subur dan menghasilkan jahe berkualitas. Sebelum melakukan penanaman, jangan lupa mencangkul lahan yang digunakan sebagai media tanamnya terlebih dahulu. Cara ini diklaim ampuh menghasilkan rimpang jahe berkualitas dengan jumlah yang melimpah dan berukuran besar.

Sebaiknya jangan lupakan peran penting pupuk untuk meningkatkan kesuburan media tanam. Gunakan pupuk organik yang mengandung bakteri premium sebagai alternatifnya. Sebab produk pupuk satu ini mampu tingkatkan booster tanah dengan maksimal. Alhasil bibit tanaman jahe dapat tumbuh dengan baik, berkat kelengkapan nutrisi yang didapatkannya.

Cara Jitu Menanam Jahe Merah yang Benar

Siapkan Bibit Jahe Merah Berkualitas

Sebelum memulai cara budidaya jahe merah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah pemilihan bibit terlebih dahulu. Anda bisa mengunjungi pasar tradisional terdekat untuk membeli bibit tanaman herbal satu ini. Sebelum membelinya, akan lebih baik jika mengetahui ciri ciri bibit jahe berkualitas terlebih dahulu.

Beberapa ciri yang menandakan jahe berkualitas yaitu warnanya yang cerah, ukuran rimpang cukup besar, kondisi masih segar dan tidak ditemukan keriput, serta tidak ditemukan kecacatan ataupun terdapat bekas hama. Jika menemukan semua ciri ciri tersebut, Anda bisa menjadikannya sebagai bibit unggulan.

Selanjutnya simpan bibit jahe di ruangan dengan suhu yang sejuk, lalu siramkan air secara rutin hingga muncul tunas baru. Namun jika tunas tidak kunjung tumbuh, ada kemungkinan bibit tersebut mengalami pembusukan dan gagal memunculkan tunas. Sebaiknya pisahkan jahe yang busuk untuk mencegah adanya penularan hama penyakit.

Siapkan Media Tanam

Usai menemukan bibit jahe berkualitas, langkah selanjutnya adalah menyiapkan media tanamnya terlebih dahulu. Pilihlah media tanam yang subur dan kaya akan nutrisi untuk menunjang pertumbuhannya menjadi lebih maksimal. Jangan lupa untuk menggemburkan media tanah dengan cara memberikan pupuk organik.

budidaya jahe merah dalam polybag

Khusus bagi Anda yang menggunakan polybag, gunakan perbandingan tanah dengan rasio pupuk kandang dan tanah 1:1. Anda juga bisa menggunakan rasio perbandingan 10:10 untuk pupuk kandang dan tanah seluas 10 meter. Usai menaburkan pupuk organik, silahkan diamkan selama seminggu penuh agar prose fermentasi berlangsung optimal.

Proses Penanaman Jahe Merah

Setelah semua bahan yang dibutuhkan telah tersedia, kini saatnya menanam bibit unggul ke dalam media tanah. Tahapan ini baru dilakukan ketika tanah dan pupuk tampak menyatu. Dianjurkan untuk memulai proses penanaman ketika masa penghujan awal atau memasuki musim kemarau tiba. Pemilihan waktu penanaman juga berpengaruh kesuksesan budidaya jahe.

Kedua waktu penanaman tersebut dikatakan ideal, mengingat bibit jahe rentan mengalami pembusukan apabila tergenang dengan air berlebih. Namun tanaman ini juga tidak dapat tumbuh subur apabila pasokan air yang dibutuhkannya belum tercukupi. Selanjutnya Anda perlu memasukkan bibitnya ke dalam lubang tanam maupun polybag.

cara budidaya jahe merah di polybag

Pastikan posisi tunas berada di bagian atas, lalu tutup lubang tersebut menggunakan tanah kembali. Dianjurkan tidak menutup lubang terlalu rapat di sekitar bagian tunas untuk memudahkan proses pertumbuhannya. Setidaknya tunas akan tumbuh dalam kurung waktu 2 minggu. Selama itu pula, Anda wajib memberikan perawatan secara rutin agar proses budidaya berhasil dilakukan.

Demi mencegah munculnya jamur, Anda bisa menaburkan anti jamur sebagai alternatifnya lalu siramkan dengan air secukupnya. Selanjutnya Anda hanya perlu menyiram tanaman herbal tersebut secara rutin layaknya membudidayakan tanaman lainnya. Tidak cukup hanya memberikan perawatan tepat, karena Anda harus memantau pertumbuhan tunasnya dengan rutin.

Bagaimana jika tunas jahe tidak kunjung tumbuh seperti yang diharapkan ? Ketika mendapati masalah tersebut, sebaiknya periksa kembali bibit tersebut. Apabila ditemukan pembusukan, sebaiknya segera menggantinya dengan bibit jahe yang baru segera mungkin. Sebab bibit jahe yang sudah membusuk sudah tidak dapat digunakan kembali.

Pemeliharaan Tanaman Jahe Merah

Apabila tunas yang sudah ditanam berhasil tumbuh dengan baik, langkah selanjutnya adalah memelihara tanaman herbal tersebut dengan baik. Pemeliharaan tanaman herbal ini dapat dilakukan dengan cara penyiraman secara rutin, pemupukan, hingga penyiangan gulma. Hanya saja cara penyiraman tidak boleh dilakukan sembarangan.

Sebaiknya gunakan alat penyemprot khusus tanaman untuk menyiramnya. Anda juga perlu menyiram media tanah yang ada di sekitar tunas jahe secara merata, dan bukan diatas tunasnya secara langsung. Volume penyiraman pun perlu diperhatikan, karena cara ini dapat menekan resiko terjadinya pembusukan pada bibit jahe.

Jangan lupa memberikan pupuk organik setiap satu bulan sekali untuk memastikan nutrisi yang dibutuhkannya tetap terpenuhi. Uniknya masa tanamnya hanya terjadi selama 3 bulan saja. Secara otomatis, Anda hanya perlu memberikan pupuk untuk bibit jahe selama 3 kali seumur hidupnya sebagai bagian dari cara budidaya jahe merah.

Proses Panen

Panen adalah masa yang paling ditunggu oleh setiap petani. Masa panen umumnya berlaku ketika bibit jahe berusia 3 hingga 4 bulan. Namun perlu diingat bahwa proses panen jahe sedikit berbeda dengan tanaman herbal lainnya. Untuk mengambil jahe yang tertanam, Anda bisa menggemburkan tanah terlebih dahulu, kemudian mencabut tanaman seperti biasa.

analisa budidaya jahe merah

Cobalah untuk mencabut tanamannya lengkap bersama dengan umbinya agar tidak ada yang tertinggal di media tanam. Selanjutnya potong bagian batangnya, lalu bersihkan umbi jahe dari sisa tanah yang masih menempel pada permukaan kulit luarnya. Pisahkan antara bibit berkualitas dan tidak, karena produk unggulan nantinya bisa dijadikan sebagai bibit jahe yang baru.

Bibit jahe dapat dipanen saat memasuki usia 3 hingga 4 bulan. Namun secara keseluruhan, proses penanaman  tanaman herbal ini berlangsung kurang lebih 8 bulan terhitung sejak masa tanam dilakukan. Anda juga tidak boleh mencabutnya secara langsung, karena kondisi tersebut membuat umbi jahe tertinggal di bawah tanah.

Tips Perawatan Tanaman Jahe Merah

Waktu Penyiraman

Menyiram tanaman secara rutin, termasuk tips perawatan tanaman jahe yang perlu diketahui. Dianjurkan untuk melakukan penyiraman setidaknya sekali dalam sehari dengan cara menuangkan sejumlah air di sekitar tanamannya. Namun perlu diingat bahwa penyiramannya sendiri, harus disesuaikan dengan kondisi tanaman jahe itu sendiri.

Jangan biarkan media tanam tergenang air terlalu banyak ataupun terlalu sedikit. Sebab kondisi ini dapat mempengaruhi tumbuh kembang tanaman jahe. Menjaga kondisi tanah lembab, merupakan hal yang harus Anda lakukan. Setiap tanah memiliki kondisi berbeda, sehingga Anda harus menyesuaikannya dengan kebutuhan.

Pengendalian Hama

Jahe termasuk tanaman yang rentan terkena serangan hama dan penyakit jika tidak mendapatkan perawatan rutin. Dalam permasalahan tersebut, Anda bisa menuntaskannya dengan menaburkan fungisida (anti jamur) sebagai obat pencegah tumbuhnya jamur pada tanaman jahe. Jangan lupa siram tanaman tersebut secara rutin agar jahe tumbuh subur.

Jangan lupa untuk memeriksa bibit yang telah ditanamkan. Apabila tunas jahe tidak kunjung tumbuh dalam waktu 1 minggu, sebaiknya segera sulam menggunakan bibit jahe lainnya. Sebab hal ini menandakan bahwa proses penanaman jahe telah gagal, sehingga harus menggantinya dengan bibit yang baru sebagai gantinya.

Kegagalan tumbuhnya tunas jahe dapat diminimalisir dengan memilih bibit yang tepat dan dikelola sesuai dengan anjuran yang diberikan. Sebagai pelengkapnya, jangan lupa memberikan pupuk organik untuk menekan penyebaran penyakit menular. Selain tingkatkan kesuburan tanah, pemberian pupuk juga berfungsi untuk meningkatkan antibiotik tirotrisin.

prospek budidaya jahe merah

Penyiangan

Penyiangan termasuk salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menanggulangi tumbuhnya gulma dan tanaman liar. Sebab tanaman liar tersebut merampas semua nutrisi tanah  yang dibutuhkan bagi tumbuh kembang jahe. Jika dibiarkan, ada kemungkinan jahe tidak dapat tumbuh optimal seperti jahe pada umumnya.

Silahkan lakukan penyiangan secara rutin demi mendapatkan hasil maksimal, terutama jika tanaman liar mulai tumbuh rimbun di sekitar tanaman jahe. Jika memungkinkan, lakukan penyiangan bahkan ketika tanaman liar tersebut masih sangat kecil sekalipun agar proses cara budidaya jahe merah berjalan optimal.

Mampu mendatangkan omset melimpah dan selalu laris manis di pasaran, menjadi salah satu pertimbangan petani mulai tertarik menanamnya. Peluang usaha jahe dianggap menjanjikan, bahkan perawatannya tidak terlalu sulit seperti yang dibayangkan. Tidak heran jika banyak masyarakat mencoba membudidayakannya di pekarangan rumahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *