Dapatkan Banyak Keuntungan, Berikut Cara Budidaya Kroto Yang Baik Untuk Pemula

  • by

Cara Budidaya Kroto – Dewasa ini, kroto atau telur semut rangrang merupakan hal yang paling banyak diburu. Tak hanya digunakan sebagai pakan pecinta burung kicau, kroto juga telah banyak dibudidayakan untuk memperoleh banyak keuntungan. Anda tertarik? Yuk simak cara budidaya kroto yang baik sebagai berikut.

budidaya kroto

Alasan Perlu Budidaya Kroto

Memiliki Banyak Manfaat Sehingga Sangat Dibutuhkan

Tak hanya burung kicau, kroto atau telur semut rangrang ini juga sering digunakan untuk makanan tambahan burung kontes. Kroto pada dasarnya memiliki kandungan protein 8,2 gram setiap 100 gramnya. Terdapat kadar lemak yang rendah sehingga tidak akan menghadirkan efek samping seperti obesitas.

Beberapa kandungan lain yang terdapat pada telur semut rangrang ini terdiri dari potassium, vitamin B1, vitamin B2, kalsium dan nacin. Nutrisi yang sangat berlimpah ini bahkan dapat berfungsi untuk menjaga vitalitas hewan ternak. Selain itu, makanan ini juga dapat menghadirkan hewan yang sehat dan bugar.

Pemilihan kroto sebagai pakan tambahan untuk burung kicau dapat menstimulus kinerja otak menjadi lebih baik. Pasalnya, burung yang dilatih menjadi masteran akan mudah meniru berbagai suara yang diberikan ketika mengkonsumsi makanan ini. Kroto bahkan sangat efektif untuk memberikan nutrisi terbaik dan mengaktifkan sel-sel otak.

Kandungan nutrisi telur semut rangrang ini juga dapat menghadirkan burung yang lebih cantik. Pasalnya, makanan suplemen ini dapat membuat burung memiliki bulu mengkilap dan tidak mudah rontok. Begitu pula, kandungan vitamin dan mineral yang dihasilkan oleh telur semut rangrang ini juga dapat dijadikan sebagai suplemen tambahan untuk mengobati burung yang stres.

Kendati demikian, pemberian kroto ini sebaiknya dilakukan dengan porsi yang telah ditentukan. Anda juga perlu memilih jenis kroto yang masih segar, bersih, tidak berbau dan masih berbentuk seperti kapsul. Penggunaan penyaring khusus untuk membersihkan kotoran yang menempel juga sangat direkomendasikan agar tidak menyebabkan gangguan pencernaan pada burung.

Selain itu, kroto juga menjadi salah satu pilihan makanan karena memiliki kandungan protein hewani yang cocok untuk berbagai ikan. Pakan jenis ini bahkan lebih mudah didapat tanpa harus menunggu musim yang tepat. Tentunya, kandungan nutrisi yang tinggi ini dapat meningkatkan manfaat ikan sebagai sumber protein yang paling diminati.

Kandungan gizi kroto yang baik bahkan mampu menghadirkan tingkat pertumbuhan yang lebih cepat. Sebagaimana burung, telur semut ini juga dapat menurunkan tingkat kematian karena dapat menjaga sistem imun tubuh ikan. Kegiatan penelitian di Banyuwangi bahkan telah dibuktikan pada perlakuan lele dumbo.

Penelitian tersebut dilakukan dengan membandingkan pemberian pakan pelet 100%, kombinasi pelet 75% dan kroto 25%, kombinasi pelet dan kroto sebanyak 50%, kombinasi pelet 25% dan kroto 75% hingga pemberian pakan kroto 100%. Dalam hal ini, ikan yang diberi makan 100% kroto memiliki penambahan berat hingga 4 gr dan panjang tubuh hingga 5,5 cm.

Tentunya, pembuktian tersebut dapat menunjukkan bahwa telur semut rangrang memiliki manfaat yang baik untuk pertumbuhan ikan. Hal ini juga dapat menghadirkan ikan yang besar dan sehat. Menariknya, kroto juga seringkali dijadikan sebagai umpan untuk memperoleh ikan tawar maupun laut dengan cepat.

Kandungan nutrisi telur semut rangrang yang baik juga dimanfaatkan sebagai makanan lauk oleh manusia. Pasalnya, jenis makanan yang satu ini diolah menjadi sajian pepes, botok, tumis dan lain sebagainya. Perpaduan telur semut dengan olahan bumbu tradisional menghadirkan rasa yang khas dan lezat.

Pemilihan kroto sebagai lauk makanan ini bahkan mampu melahirkan tenaga dan stamina yang baik untuk aktivitas sehari-hari. Uniknya, telur semut yang satu ini juga dipercaya mampu mengatasi penyakit asma dan sesak nafas. Anda bahkan hanya perlu merebus 1 hingga 2 sendok kroto untuk diminum sebagai ramuan jamu.

cara budidaya kroto

Tidak Membutuhkan Modal Banyak

Seseorang yang hendak melakukan suatu usaha biasanya membutuhkan beberapa petak lahan dengan biaya modal tertentu. Namun, cara budidaya kroto dapat anda lakukan dengan cara menyiapkan suatu ruangan dengan menghadirkan rak susun sesuai dengan jumlah yang anda inginkan. Begitu pula, anda juga dapat memanfaatkan ruangan gudang yang tenang sebagai tempat budidaya ini.

Jika anda masih takut akan kegagalan dan ingin mencoba dalam jumlah kecil, anda bahkan bisa memanfaatkan paralon atau toples sebagai media budidaya kroto. Tentunya, anda hanya perlu mencoba memberikan bibit kroto dan memberinya makan setiap hari untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Tips Budidaya Kroto Yang Baik

Menyiapkan Bibit Koloni

Menyiapkan bibit koloni perlu sangat diperhatikan untuk memperoleh hasil ternak yang terbaik. Semut rangrang yang biasa hidup pada tumbuhan maupun daun dapat anda cari di sekitar rumah maupun di hutan. Namun, membeli bibit ini sangat direkomendasikan apabila anda kesulitan atau tidak menemukan bibit di luar sana.

Pemilihan bibit koloni dapat dilihat dari bentuk dan warna tubuh. Pasalnya, semut rangrang yang sehat dan berkualitas dapat dilihat dari bentuk warna yang merah. Pemilihan ukuran tubuh yang besar dan terlihat gemuk juga dapat menghasilkan kroto yang berkualitas. Begitu sebaliknya, warna semut yang kurang merah biasanya menunjukkan kondisi semut yang kurang sehat.

Tentunya, cara budidaya kroto yang baik harus dimulai dari pemilihan bibit yang baik pula. Anda bahkan dapat mencari bibit ini dengan mudah melalui pembelian secara online maupun membeli pada pembudidaya yang sudah anda kenal. Lazimnya, bibit koloni dalam jumlah 1 liter biasanya memiliki harga sekitar 150 hingga 200 ribu rupiah.

cara budidaya kroto rumahan

Membuat Kandang Yang Nyaman

Menyiapkan kandang yang nyaman juga dapat menghadirkan budidaya dengan kualitas yang apik. Dalam hal ini, anda dapat memilih tempat yang aman dan tenang agar semut rangrang dapat menghasilkan telur dengan cepat. Pemilihan lokasi seperti di pekarangan maupun di bawah pohon yang rindang dan tidak terkena matahari langsung juga bisa membuat semut ini cepat menghasilkan kroto.

Kemudian, anda bisa memilih beberapa media seperti kardus, toples, besek maupun paralon sebagai tempat tinggal hewan ini. Beberapa jenis kandang yang sangat direkomendasikan karena praktis untuk dipraktikkan adalah paralon dan toples. Kedua bahan ini memiliki efektifitas yang baik terkait pemantauan perkembangan kroto dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Jika anda tertarik menggunakan media paralon, anda perlu menyiapkan rak bertingkat sebagai tempat dari paralon ini. Kemudian, potonglah paralon tersebut dengan panjang yang telah disesuaikan dengan rak. Anda juga perlu menyusun paralon yang telah dipotong di atas rak dan memberinya daun sebagai sarang dari semut ini. Selain itu, jauhkan tempat ini dari dinding agar semut tidak kabur.

Pembuatan kandang semut menggunakan toples juga dapat menjadi cara budidaya kroto yang baik untuk pemula. Pasalnya, toples tersebut akan diberi lubang 2 cm pada bagian bawah dan samping. Selain itu, anda juga dapat menyusun toples saling terbalik dan menutup lubang bagian atas dengan selotip hitam agar semut rangrang dapat membuat sarang dengan optimal.

Menebarkan Bibit Koloni

Cara menebarkan bibit ini dapat dilakukan dengan mudah. Pasalnya, anda hanya perlu memindahkan bibit dari bungkus plastik ke dalam kandang dengan cara menyobek sebagian kecil dari bungkus tersebut. Kemudian, bentuk pakan gula yang disukai oleh semut dapat anda letakkan di sekitar kandang.

Pemberian taburan gula tersebut bahkan hanya digunakan untuk memancing semut keluar dan membuat sarang pada tempat yang telah disediakan. Tentunya, anda hanya perlu menunggu kegiatan semut rangrang dengan sendirinya. Anda bahkan dapat meninggalkan tempat tersebut karena semut rangrang butuh ketenangan.

Memberikan Pakan Dan Proses Perawatan Budidaya Kroto

Begitu pula, anda juga perlu melakukan perawatan secara rutin untuk mendapatkan hasil yang berkualitas. Pemberian makan yang disukai hewan ini tentu dapat menghadirkan hasil yang maksimal. Semut ini bahkan mencari asupan sumber protein dan lemak yang bagus untuk menghasilkan kroto. Hewan ini juga membutuhkan mineral dan sumber gula dari campuran air dan gula pasir.

Dalam proses pemeliharaan hewan ini, anda sebaiknya fokus terhadap perkembangan semut sebelum melakukan panen. Anda bahkan dapat membutuhkan waktu 60 hari untuk membuat semut rangrang dapat menghasilkan kroto secara maksimal. Penambahan jumlah sarang juga dapat dilakukan jika proses perkembangan semut dapat berlangsung dengan cepat.

Perubahan daur ulang alami hewan yang satu ini biasanya berlangsung selama 15 hingga 20 hari. Tentunya, telur kroto yang dibiarkan hidup pada sebuah sarang dapat menghasilkan koloni baru dalam jumlah yang lebih banyak. Anda bahkan bisa mengembangbiakkan semut rangrang selama 6 bulan jika ingin mendapatkan hasil yang lebih banyak.

Proses Panen Budidaya Kroto

Jika pengembangbiakan dirasa sudah cukup, anda dapat melakukan proses panen dengan mengamati kroto yang berkualitas. Anda bahkan dapat melihat kondisi sarang yang berwarna putih dipenuhi oleh kroto. Dalam hal ini, anda sebaiknya hanya memanen kroto sebanyak 70% agar yang lain dapat menghasilkan kroto yang lebih banyak dan berkualitas.

Pemanenan telur semut ini dapat anda lakukan dengan hati-hati. Anda bahkan perlu menyiapkan baskom atau ember plastik yang bisa digunakan untuk tempat memanen dan berikan saringan dari kawat ram. Kemudian, anda juga perlu mengenakan sarung tangan untuk menghindari gigitan hewan kecil berkoloni ini.

Setelah itu, anda dapat mengangkat kandang buatan dan menumpahkan isinya pada tempat yang telah diberi saringan. Dalam hal ini, kroto yang anda panen akan masuk ke dalam baskom atau ember plastik dan semut rangrang tetap tertinggal. Tentunya, anda perlu mengembalikan kandang ini ke dalam rak agar semut tersebut dapat kembali berkembang.

budidaya kroto media toples

Jenis Pakan Semut Rangrang Terbaik

Ulat Hongkong

Kroto yang berkualitas super juga dapat diperoleh dengan cara memberi makan semut rangrang yang bernutrisi. Dalam hal ini, anda bisa memilih ulat hongkong untuk memperoleh kroto berprotein tinggi. Cara budidaya kroto dengan memberi makanan ini tentu dapat menghadirkan perkembangan dengan cepat.

Jangkrik

Jangkrik sebagai hewan yang hidup di alam bebas juga menjadi salah satu makanan favorit jenis semut ini. Namun, kondisi jangkrik yang bergerak aktif mengharuskan anda untuk dilumpuhkan terlebih dahulu. Setelah itu, anda dapat menaruh makanan ini ke dalam kandang buatan agar bisa dimakan oleh semut rangrang.

Belalang

Begitu pula, belalang juga termasuk jenis makanan alami yang disukai oleh semut rangrang. Kandungan nutrisi yang terdapat pada belalang juga memiliki protein yang tinggi. Namun, sifat belalang yang bergerak aktif untuk melompat dan terbang juga harus dilumpuhkan terlebih dahulu agar dapat dilempar ke dalam kandang sebagai makanan semut.

Cicak

Cicak sebagai hewan dengan banyak daging juga termasuk jenis makanan yang disukai oleh semut rangrang. Kandungan nutrisi yang dimiliki oleh cicak bahkan mampu membuat semut rangrang cepat bertelur untuk menghasilkan kroto. Untuk itu, anda bisa menangkap hewan yang satu ini untuk diberikan kepada semut peliharaan anda.

Sumsum Tulang

Anda juga bisa memperoleh kroto yang berkualitas super dengan memberi makan sumsum tulang kepada semut. Dalam hal ini, anda dapat memanfaatkan tulang ayam untuk dipecahkan dan diambil sumsumnya. Pemberian sumsum tulang ini bahkan dapat merangsang semut rangrang untuk bertelur dengan cepat.

Cairan Tebu Atau Gula

Selain itu, kebutuhan mineral dan gula juga menjadi kebutuhan utama hewan ini yang harus dipenuhi. Pasalnya, semut rangrang seringkali menghisap nektar bunga atau embun madu. Oleh karena itu, anda dapat menyediakan cairan tebu atau gula yang dihadirkan dalam piring agar mudah dikonsumsi oleh semut rangrang.

budidaya kroto media botol

Hal Yang Dapat Mempengaruhi Kegagalan Ternak Kroto

Mencampur Koloni Baru Dan Koloni Lama

Kroto yang dihasilkan akan semakin banyak apabila jumlah semut yang dibudidayakan juga banyak. Kendati demikian, anda sebaiknya tidak mencampur koloni lama dengan koloni baru yang anda peroleh pada kandang yang sama. Pasalnya, kondisi ini dapat membuat antar koloni tersebut bertarung karena memperebutkan kandang dan sarang.

Jika anda menginginkan jumlah kroto atau budidaya semut yang banyak, anda bisa memanfaatkan telur semut untuk tidak dipanen hingga membentuk koloni baru. Hal ini tentu lebih efektif untuk mendapatkan hasil kroto yang lebih banyak dan berkualitas dibanding harus menambahkan semut baru secara instan.

Penempatan Rak Yang Kurang Sesuai

Begitu pula, cara budidaya kroto yang baik juga harus mempertimbangkan posisi penempatan rak. Dalam hal ini anda sebaiknya tidak membiarkan semut kepanasan maupun kehujanan karena dapat menyebabkan kegagalan panen. Kondisi cuaca yang kurang sesuai tersebut bahkan dapat membuat semut rangrang mati.

Mengatasi kondisi tersebut, anda sebaiknya menyiapkan kandang dengan suhu 23 derajat hingga 27 derajat celcius. Kelembaban 70% hingga 80% dengan intensitas cahaya 10% hingga 20% juga sangat direkomendasikan untuk kelangsungan hidup hewan kecil ini. Selain itu, anda juga harus memilih rak dan tempat yang nyaman agar semut rangrang tidak mudah stres.

Ukuran Kandang Yang Kurang Sesuai

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bentuk kandang. Dalam hal ini, anda harus memperhatikan ukuran kandang berdasarkan jumlah semut yang ingin dibudidayakan. Ukuran kandang yang terlalu besar maupun terlalu kecil untuk kawanan semut rangrang ini dapat mempengaruhi kualitas dan masa pertumbuhan kroto yang dihasilkan.

Selain itu, anda juga dapat menghadirkan kandang dengan model tertutup agar semut merasa nyaman dan mudah untuk berkembangbiak. Pasalnya, anda dapat membuat kandang dengan ukuran lebar 4 m, panjang 6 m dan tinggi 3 m. Kendati demikian, pemilihan ukuran kandang tersebut juga harus disesuaikan dengan jumlah semut yang anda miliki.

Proses budidaya kroto atau perkembangbiakan semut rangrang memang terkesan sangat mudah. Namun, anda sebaiknya tidak memandang remeh hal ini karena membutuhkan ketelitian. Tentunya, beberapa ulasan di atas dapat anda jadikan sebagai pedoman budidaya untuk menghasilkan keuntungan yang berlimpah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *