Banyak Diminati, Kenali Cara Budidaya Pepaya California Agar Cepat Berbuah

  • by

Pepaya California memang menjadi buah yang banyak diminati karena kandungan nutrisi dan vitamin yang baik untuk pencernaan. Namun, rasa manis dan daging yang tebal dari buah ini menyebabkan adanya permintaan yang semakin meningkat. Mengetahui cara budidaya pepaya California tentu dapat menjadi salah satu usaha yang mendatangkan keuntungan besar. Berikut selengkapnya.

Syarat Tumbuh Pepaya California

Pepaya ini memiliki sedikit perbedaan dari jenis pepaya lokal yang mudah ditemui. Jenis tanaman ini merupakan varietas hasil pemuliaan tim PKHT dengan nama pepaya callina. Pasalnya, pepaya ini membutuhkan udara yang lebih sejuk dan lembab. Pepaya callina atau California ini mudah tumbuh pada daerah perbukitan atau pegunungan dengan ketinggian 700 hingga 1000 mdpl.

budidaya pepaya california

Tanaman yang membutuhkan curah hujan tinggi ini juga sangat cocok untuk dibudidayakan di Indonesia. Pepaya California bahkan memilih daerah lembab dengan udara 22 hingga 26 derajat celcius dan curah hujan sekitar 1000 hingga 2000 mm/tahun. Selain itu, tanaman yang satu ini juga dapat tumbuh dengan cepat pada daerah dengan kelembaban udara sekitar 40%.

Pepaya California ini juga menyukai jenis tanah yang gembur dan banyak menahan air. Pasalnya, kondisi tanah tersebut biasanya banyak mengandung humus yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Bahkan, anda dapat menjaga pH tanah ideal dengan kisaran 6 hingga 7. Anda juga bisa menempatkan tanaman ini yang jauh dari angin kencang agar cepat berbuah.

Tips Menanam Buah Pepaya California

Memilih Bibit Unggulan

Cara budidaya pepaya California yang paling awal harus dilakukan adalah memilih bibit dengan kualitas unggulan. Hal ini perlu diperhatikan karena dapat mempengaruhi kondisi buah yang dihasilkan oleh suatu tanaman. Tentunya, anda harus mampu menyeleksi bibit unggul dengan cara melakukan pembelian pada toko tanaman maupun melakukan pembibitan sendiri.

Anda perlu memilih jenis bibit yang bagus dan tidak kadaluarsa. Bibit unggulan ini biasanya dibungkus menggunakan plastik alumunium foil. Pasalnya, bungkus tersebut dapat menjaga kualitas biji agar lebih tahan terhadap jamur. Selain itu, anda juga dapat memilih bibit yang bersertifikat untuk memperoleh hasil panen yang optimal.

Begitu pula, anda dapat bekerjasama dengan pembudidaya sukses yang telah berhasil menjalankan usaha ini. Mendapatkan bibit dari petani tersebut tentu memiliki peluang yang lebih besar daripada harus mencoba menanam bibit hasil beli.  Anda bahkan dapat belajar cara membuat bibit berkualitas yang diambil dari buahnya.

Dalam hal ini, buah yang bisa dijadikan sebagai indukan berkualitas biasnaya memiliki kematangan yang sempurna dari pohonnya. Kemudian, anda dapat mengambil bagian biji yang ada di tengah untuk memperoleh tanaman berkualitas. Jika anda bingung cara pemilihannya, anda dapat memotong buah ini secara memanjang menjadi 3 bagian.

Setelah itu, ambilah 1/3 buah pepaya yang berada pada bagian tengah. Pisahkan biji-biji yang ada dari dagingnya dan letakkan di tempat yang telah disediakan. Pemilihan bibit ini tentu dapat menghadirkan kualitas tanaman yang sudah terjamin karena berasal dari indukan berkualitas. Tentunya, bibit ini juga dapat mengalami pertumbuhan yang lebih cepat dan hasil yang bagus.

Hal lain yang perlu anda ketahui dalam belajar cara budidaya pepaya California ini adalah perbedaan 2 jenis pepaya California. Pasalnya, tanaman ini memiliki jenis California betina dengan bentuk sedikit membulat dan jenis California jantan dengan bentuk sempurna dan memanjang. Meskipun termasuk 1 jenis varietas yang sama, pepaya ini dibandrol dengan harga yang berbeda.

Pepaya California jantan dengan bentuk memanjang sempurna lebih diminati di pasaran Indonesia. Buah ini bahkan memiliki harga yang lebih tinggi hingga mencapai 2 kali lipat. Beberapa masyarakat juga mengatakan bahwa jenis pepaya yang satu ini memiliki rasa dan tekstur yang lebih nikmat daripada pepaya betina. Untuk itu, budidaya pepaya jantan lebih mendatangkan keuntungan.

cara budidaya pepaya california

Penyemaian

Kegiatan penyemaian dapat dilakukan untuk menumbuhkan biji menjadi pohon pepaya kecil. Dalam hal ini, anda dapat menggunakan polybag, tray semai maupun tempat bekas sebagai tempat untuk penyemaian. Begitu pula, anda juga harus menyiapkan media tanam untuk menghadirkan tanah yang bernutrisi agar biji mudah tumbuh.

Pertumbuhan biji pepaya ini biasanya membutuhkan tanah yang gembur agar akar tanaman dapat mencari nutrisi dengan baik. Anda bahkan dapat mencampurkan beberapa media tanam seperti tanah halus yang sudah diayak, pupuk kompos, arang sekam dan cocopeat. Kemudian, letakkan campuran tanah tersebut pada tempat yang telah disiapkan.

Jika media sudah siap, anda dapat melubangi tanah tersebut sedalam 1 cm pada bagian tengah dan menutupnya dengan tanah tipis. Tentunya, peletakan biji yang terlalu dalam akan susah tumbuh ke permukaan. Begitu pula, peletakan biji yang terlalu dangkal juga dapat membuat tanaman pepaya California yang sudah tumbuh akan mudah roboh karena akar tidak cukup mengait pada tanah.

Lazimnya, penanaman tersebut sebaiknya dilakukan pada sore hari agar biji dapat beradaptasi dengan tanah yang lembab. Anda tentu dapat melakukan perawatan semai ini dengan cara menyiram tanaman menggunakan spay pada pagi dan sore hari. Selain itu, anda juga dapat meletakkan bekal tanaman pada area yang cukup matahari dan menghindarkannya dari air hujan secara langsung.

Penyiraman tanaman yang dilakukan setiap hari tentu dapat memicu pertumbuhan biji dengan cepat. Tanaman pepaya California ini biasanya akan tumbuh kecambah setelah 12 hingga 15 hari. Pada masa ini, anda harus selalu memastikan tanaman cukup nutrisi dan air hingga siap tanam. Pasalnya, anda dapat melakukan perpindahan tanam pada ketinggian 15-20 cm atau pada umur 45-60 hari.

Penanaman

Tak hanya pada proses penyemaian, tanaman pepaya California ini juga membutuhkan lahan yang gembur agar dapat tumbuh dengan baik. Pembersihan rumput liar dan gulma juga perlu dilakukan agar tidak mengganggu dan mengambil unsur yang dibutuhkan pepaya. Lalu, anda dapat menyiapkan lahan dengan cara mencangkul lahan dan membolak-balik tanah untuk menetralkan unsur hara.

Setelah itu, anda dapat membuat bedengan untuk melakukan penanaman tumbuhan pepaya dalam jumlah banyak. Bedengan ini memiliki manfaat agar dapat terjadi pertukaran air dan tidak menggenang di sekitar tanaman. Tentunya, hal ini penting untuk dilakukan agar tanaman pepaya anda tidak mudah busuk dan mati.

Anda juga dapat membuat lubang tanam sekitar 50 cm dengan jarak 2,5 m x 2,5 m. Hal ini berguna untuk keberlangsungan tanaman hingga bisa tumbuh menjadi tanaman yang berhasil berbuah. Kemudian, lubang yang telah dibuat tersebut juga perlu ditimbun kembali dengan tanah yang dicampur pupuk kompos maupun pupuk kandang. Lalu, diberi air secukupnya.

Lazimnya, perlakuan tanah tersebut dapat dilakukan kurun waktu 15 hari sebelum dilakukan pindah tanam. Hal ini bertujuan untuk menghadirkan tanah yang kaya unsur hara dan baik untuk pertumbuhan pepaya California. Jika tanah tersebut sudah siap, anda dapat melakukan pindah tanam ini dengan memasukkan 1 pohon pepaya pada setiap lubang.

Tentunya, proses pindah tanam ini sebaiknya dilakukan ketika sore hari maupun ketika terik matahari berkurang. Pemilihan ini bertujuan agar tanaman dapat beradaptasi dan tumbuh dengan baik. Pasalnya, pindah tanam yang dilakukan pada pagi hari dapat membuat tanaman shock karena langsung terpapar matahari. Kondisi ini juga dapat membuat tanaman stres dan mudah layu atau mati.

tata cara budidaya pepaya california

Pemeliharaan Tanaman

Anda juga dapat memahami cara budidaya pepaya California agar dapat melakukan pemeliharaan dengan baik. Dalam hal ini, anda dapat melakukan penyiraman dan pembabatan rumput yang dapat menjadi gulma bagi tanaman. Anda juga sangat tidak direkomendasikan untuk menggunakan herbisida ketika menghilangkan rumput karena dapat merusak akar tanaman.

Terkait penyiraman, anda dapat melakukan kegiatan ini secara rutin selama 7 hingga 14 hari. Perlakukan ini bertujuan untuk menumbuhkan sistem perakaran yang baik agar tanaman cepat beradaptasi. Selain itu, anda juga harus selalu memperhatikan kondisi tanaman tetap tumbuh baik dan subur.

Jika anda menemukan bibit yang mulai layu hingga terdapat tanda-tanda terkena hama, cabutlah bibit tersebut dan ganti dengan bibit cadangan. Pergantian bibit ini juga dapat menghalangi hama tanaman agar tidak menyebar ke tanaman yang lainnya. Tentunya, tanaman ini juga harus mendapatkan perhatian yang lebih agar dapat dipastikan tumbuh baik sebagaimana yang lain.

Tanaman yang telah tumbuh besar sebaiknya dilakukan penyiraman ketika kekurangan air. Anda bahkan dapat melakukan penyiraman ketika musim kemarau dengan cara penggenangan atau sprinkler. Tentunya, penyiraman air ini sebaiknya dilakukan secukupnya saja agar tidak menghalangi pertumbuhan tanaman pepaya California.

Tanaman pepaya California yang tumbuh subur biasanya akan menghadirkan tunas atau dahan baru yang sangat lebat. Kendati demikian, pertumbuhan ini dapat mengganggu pertumbuhan tanaman secara optimal. Oleh karena itu, anda dapat melakukan pemangkasan pada beberapa tahan yang terlihat mengganggu.

Setelah itu, anda juga dapat melakukan pembumbunan dengan menambahkan tanah baru di atasnya. Hal ini dilakukan untuk merangsang pertumbuhan akar baru sekaligus menjaga kekuatan tanaman agar tidak mudah roboh. Tentunya, anda juga harus melakukan penyiraman setelah melakukan pembumbunan.

budidaya pepaya california di lahan perkebunan

Pemupukan

Cara budidaya pepaya California tidak pernah terlepas dari kegiatan pemupukan. Pasalnya, pemupukan sangat bermanfaat untuk menjaga kesuburan tanah dan merangsang pertumbuhan tanaman dengan optimal. Anda bahkan dapat melakukan proses pemupukan ini pada minggu pertama setelah pindah tanam.

Pada minggu pertama, anda dapat menggunakan pupuk kandang untuk merangsang pertumbuhan tanaman dengan baik. Setelah itu, pupuk NPK juga dapat digunakan sebagai pupuk tambahan di usia 2 minggu. Untuk selanjutnya, anda dapat melakukan pemupukan tambahan dengan perpaduan pupuk kandang dan pupuk NPK setiap 3 bulan sekali.

Tentunya, proses pemupukan juga tidak boleh berhenti setelah pohon memiliki buah. Anda bahkan dapat memberikan pupuk KCL pada setiap batang pohon. Pasalnya, pupuk KCL dapat meningkatkan kekuatan tanaman untuk menopang buah yang menggelantung. Selain itu, pupuk yang satu ini juga dapat menghadirkan buah pepaya California menjadi lebih manis dan nikmat.

Panen

Tanaman pepaya California biasanya sudah siap dipanen ketika telah memasuki umur 7 hingga 9 bulan. Anda juga dapat mengetahui buah siap panen dengan memiliki semburat warna kuning pada bagian ujung buah. Tentunya, proses pemanenan ini juga dapat dilakukan dengan hati-hati agar tidak melukai buah yang belum siap masak.

Anda bahkan dapat memotong bagian tangkai buah dengan cara memangkas menggunakan pisau maupun gunting tajam. Setelah itu, anda bisa menempatkan pepaya California ini pada ruangan yang tidak terkena cahaya matahari. Pasalnya, pemanenan ini dapat dilakukan sebanyak 4 kali dalam kurun waktu sebulan.

Hama Yang Dapat Menyerang Tanaman Pepaya California Beserta Penanganannya

Kutu Perisai

Kutu perisai termasuk salah satu hama yang bisa menyerang tumbuhan pepaya California dengan menghisap cairan daun. Pertumbuhan hama ini biasanya dapat ditandai dengan permukaan bawah daun tertutup sisik dan terdapat bercak kuning. Daun tanaman bahkan dapat rontok apabila tidak segera ditangani menggunakan predator atau insektisida.

Kutu Dompolan

Anda juga dapat menemui hama yang satu ini pada bagian buah dan daun. Tentunya, pengenalan gejala kutu dompolan harus dilakukan ketika belajar cara budidaya pepaya California yang baik. Kutu yang satu ini seringkali mengganggu pertumbuhan tanaman karena dapat menghisap cairan buah dan daun.

Tanaman yang terinfeksi hama ini biasanya menimbulkan massa putih pada bagian daun dan buah. Begitu pula, embun madu yang dihadirkan juga dapat membuat lapisan pepaya menjadi hitam. Jika anda ingin mengatasi masalah ini, anda dapat menghadirkan musuh alami sejenis coccinellidae dan cecydomydae atau menggunakan insektisida nabati.

Tungau Merah

Selain itu, tungau merah juga dapat menyerang tanaman pepaya California dengan menginfeksi bagian tangkai, daun dan buah. Tanaman yang memiliki masalah ini biasanya akan menghadirkan warna perunggu. Tungau merah bahkan dapat membuat daun berwarna coklat dan kesegaran buah menurun. Oleh karena itu, anda dapat menggunakan insektisida untuk mengatasi masalah ini.

Kutu Putih

Kutu putih termasuk hama yang mudah merebak cepat ketika menyerang tanaman pepaya California. Pasalnya, hama ini dapat menghadirkan warna putih pada bagian daun, buah dan dahan. Kutu putih bahkan dapat membuat tanaman menjadi kerdil dan merangsang buah yang sudah tumbuh menjadi busuk dan gagal panen.

Parahnya lagi, hama yang satu ini juga dapat membuat batang tanaman menjadi hitam dan mati jika terus dibiarkan. Oleh karena itu, anda dapat menggunakan air detergen untuk menghilangkan lilin pada kutu. Setelah itu, anda dapat menyemprot tanaman menggunakan pestisida alami untuk membunuh hama tanaman ini.

Kutu Batang

Hama yang satu ini juga dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Anda bahkan bisa melihat tumbuhan hingga buah terlihat tidak segar ketika terinfeksi oleh kutu batang. Begitu pula, terdapat bentuk tubuh pipih berdiameter 2 hingga 2,5 mm dan membentuk sisik. Untuk itu, anda dapat menggunakan supracide atau pestisida alami dalam mengatasi masalah ini.

Nematoda

Nematoda merupakan salah satu jenis cacing yang dapat menyerang akar pepaya California. Hama ini biasanya membuat tanaman tampak seperti kekeringan dan gersang. Parahnya, hama ini juga dapat membuat akar tanaman menjadi membengkak dan mati. Oleh karena itu, anda dapat memanfaatkan nematisida atau pestisida alami yang disiramkan ke tanaman.

Ulat Jengkal Pepaya

Selain itu, ulat jengkal juga biasa menginfeksi bagian pangkal batang dan buah pepaya California. Dalam hal ini, ulat biasanya akan menghadirkan bekas luka dan membuat cendawan menyerang. Untuk itu, anda dapat membiarkan serangga hidup untuk membasmi ulat ini atau menggunakan pestisida alami.

Kegiatan budidaya pepaya California dengan hasil yang melimpah dapat menghasilkan keuntungan yang besar. Namun, hama tanaman dapat hadir untuk merusak dan mengakibatkan kegagalan panen. Oleh karena itu, anda dapat mengikuti tahapan budidaya pepaya California dengan baik sebagaimana ulasan di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *