Mudah dan Menguntungkan, Berikut Cara Budidaya Udang Vaname Serta Tips Suksesnya

  • by

Udang vaname merupakan salah satu spesies udang yang berasal dari pantai barat Amerika. Meskipun habitat aslinya di laut, udang ini ternyata bisa juga dibudidayakan di kolam air tawar maupun air payau. Peluang budidaya udang vaname di Indonesia cukup luas dan juga menguntungkan. Bagi anda yang tertarik, simak cara budidaya udang vaname di bawah ini.

budidaya udang vaname

Langkah Budidaya Udang Vaname Bagi Para Pemula

Mempersiapkan Tambak

Ketika anda memutuskan untuk budidaya udang vaname, hal pertama yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan tambak untuk udang vaname. Persiapan tambak ini bertujuan untuk bisa mempercepat proses oksidasi yang dapat menetralkan kadar keasaman pada tanah, membuang gas beracun serta membunuh bibit hama penyakit yang ada di dasar tanah.

Sehingga apabila anda membuat tambak yang cukup luas di permukaan tanah, perlu untuk membiarkannya sejenak sebelum diisi dengan air. Persiapan dari tambak ini terdapat 4 tahap. Pertama adalah pengeringan tambak, kedua pembajakan tambak, ketiga ialah mengembalikan pH tanah dan yang terakhir persiapan dari tambak. Proses tersebut harus dilakukan berurutan.

Pertama, pada pengeringan tambak diperlukan untuk membunuh bakteri yang dapat merugikan selama proses budidaya. Biasanya bakteri merugikan ini berada di dalam kolam tambak. Sehingga ketika dilakukan pengeringan, akan lebih baik apabila dibiarkan selama 3 hari kosong untuk memastikan bahwa bakteri di sekitar kolam udang vaname telah hilang atau mati.

Pada pembajakan tambak, dilakukan ketika dasar tanah sudah mongering. Membajak tanah untuk tambak lebih baik pada kedalaman 10 cm. Apabila ada sampah selama proses pembajakan maka dianjurkan untuk sekalian membersihkannya. Sampah ini dapat mengganggu proses budidaya bahkan akan menyebabkan kolam menjadi tidak bersih dan kotor.

Pembajakan tambak dilakukan untuk mengangkat sisa lumpur dan menghilangkan bau busuk akibat pakan udang vaname yang telah cukup lama mengendap di dasar tanah. Dengan melakukan pembajakan ini memang dilakukan untuk pembersihan daerah dasar tanah. Sehingga ketika diisi air kembali, kolam sudah lebih bersih dari sebelumnya dan udang vaname lebih nyaman.

Proses ketiga cara budidaya udang vaname yang benar ialah mengembalikan kadar keasaman dari tanah. Tingkat keasaman air tambak dapat mempengaruhi pertumbuhan dari udang vaname bahkan pada tingkat yang terlalu asam maupun basa dapat membunuh udang vaname. Adanya pengaruh ini membuat para pemula harus memperhatikannya dengan benar.

Tingkat keasaman dari udang vaname yang baik berada di kisaran 7,5 hingga 8,5. Pada pH tersebut udang vaname dapat tumbuh dengan baik. Apabila umumnya tanah memiliki pH netral sebesar 7, anda bisa melakukan pengecekan terlebih dahulu pada tambak yang anda punya. Biasanya jenis tanah yang berbeda juga menyebabkan pH berbeda. Apabila kadar tanah  terlalu asam bisa dinetralkan menggunakan kapur pertanian atau dolomite. Taburkan secara acak pada kolam udang vaname dan tunggu selama 2 hingga 3 hari.

Yang terakhir adalah persiapan tambak, dimana perlu dilakukan pembuangan lumpur sisa budidaya sebelumnya dan melakukan pengeringan, diberi kapur pertanian dan pemupukan organic, pemberian saponin. Setelah pemberian didiamkan selama 2 hingga 3 hari kemudian pengisian air dapat dilakukan secara bertahan dengan diberikan suplemen organik khusus.

cara budidaya udang vaname

Pemilihan Bibit Unggul

Cara budidaya udang vaname yang benar adalah memperhatikan bibit dari udang yang akan dibudidayakan. Hal tersebut berhubungan dengan adanya pengaruh kualitas dari udang vaname yang dipengaruhi oleh jenis bibit yang digunakan. Setelah persiapan tambak selesai, hal yang penting untuk anda lakukan adalah mencari bibit unggul dari udang vaname.

Biasanya memilih bibit unggul dari udang vaname tidaklah mudah. Disisi lain karena tampilan bibit udang sama dan ukurannya pun tidak jauh beda. Sehingga untuk mendapatkan bibit udang vaname diperlukan ketelitian yang sangat jeli. Biasanya ciri – ciri bibit dari udang vaname dapat anda lihat dengan mata telanjang. Namun tetap harus dilakukan dengan teliti.

Ciri dari bibit udang vaname yang bagus adalah memiliki bentuk tubuh panjang dan ramping, ukurannya jauh lebih besar dibanding bibit udang yang lain, warna tubuhnya putih transparan dan tidak diselubungi lumut. Bagian dari kaki udang cukup bersih dengan gerakannya yang lincah dan bisa melawan air. Bibit yang baik memiliki respon yang baik terhadap gerakan.

Penebaran Bibit

Langkah selanjutnya setelah anda memilih bibit yang unggul ialah menebar bibit. Proses penebaran bibit udang vaname ini akan lebih baik dilakukan saat ada pancaran sinar matahari tidak terlalu terik. Oleh karena itu dianjurkan untuk melakukan penebaran bibit saat sore hari. Biasanya bibit udang vaname siap ditebar di usia 6 hingga 10 hari.

Tidak hanya mengenai terik matahari, suhu dari lingkungan juga perlu diperhatikan. Saat menebar bibit akan lebih baik suhu lingkungan sedang tidak panas. Untuk dapat melihat suhu lingkungan sekitar kolam, anda bisa menggunakan alat termometer. Suhu normal biasanya berada di 10 hingga 15 derajat celcius. Suhu ini akan berpengaruh pada proses adaptasi udang.

Cara budidaya udang vaname yang benar salah satunya adalah melakukan penebaran bibit udang dengan cara aklimatisasi, dimana dengan cara memasukkan bibit ke dalam kantong kemudian di simpan di sisi sisi kolam. Mengapungkan kantong plastic yang berisi udang di tambak selama 15 menit. Setelah itu kantong bisa dibuka dan benih pun akan secara alami berpindah ke tambak.

Orang yang membudidayakan udang vaname sering menyebut bibit udang vaname dengan sebutan benur. Pemeliharaan dari benur ini dilakukan selama 100 hingga 110 hari lamanya. Sedangkan untuk kepadatannya penebaran dari bibit ini bisa dilakukan antara 100 hingga 125 ekor per meter kuadrat. Sehingga pemeliharaan untuk benur bisa dilakukan dengan optimal.

pakan udang vaname

Pemberian Pakan

Langkah selanjutnya untuk pemeliharaan udang vaname yang baik adalah memperhatikan pemberian pakan. Pada pakan yang digunakan dipengaruhi oleh luas kolamnya. Apabila ukuran kolam cukup luas maka pakan yang dibutuhkan juga semakin banyak. Begitu juga sebaliknya, apabila kolam tidak terlalu luas maka pemberian pakan bisa disesuaikan.

Untuk waktu pemberian pakan, cara budidaya udang vaname yang benar adalah memberikan pakan sebanyak 2 hingga 3 kali sehari. Frekuensi pemberian pakan tersebut paling maksimal dilakukan 6 kali dalam sehari. Jenis pakan yang diberikan biasanya berupa pelet yang sudah memiliki kandungan nutrisi yang mencukupi seluruh kebutuhan dari udang vaname.

Kandungan nutrisi yang diperlukan oleh udang vaname biasanya adalah protein. Oleh sebab itu pellet dari udang vaname ini memiliki kandungan protein sebesar 30% dengan takaran ukuran yang disesuaikan dengan berat udang serta masa pertumbuhan dari udang. Sehingga setiap fase dari udang vaname akan memiliki ukuran yang berbeda pula ada kemungkinan nutrisi juga berbeda.

Pemberian pelet biasanya dilakukan rutin sebanyak 2 sampai 3 kali dalam sehari. Tidak hanya pemberian pelet, udang vaname juga bisa diberikan pakan berupa ikan rucah, pakan pabrikan, pakan tambahan seperti jagung yang dipecah atau digiling dan ditambahkan dengan zat adiktif seperti vitamin, aroma, zat probiotik. Hal tersebut berguna untuk memenuhi nutrisi.

Biasanya sekali pemberian pakan bisa dihabiskan oleh udang vaname selama 3 jam. Apabila pakan kurang dari 3 jam sudah habis maka bisa ditambahkan kembali. Namun apabila jenis pakan yang diberikan adalah pakan buatan, anda bisa memberikannya 2 kali saja dalam sehari. Pemberian pakan ini bisa anda lakukan pada saat pagi hari dan sore hari.

harga udang vaname

Panen Udang Vaname

Panen udang vaname bisa dilakukan saat udang sudah mencapai usia 100 hingga 110 pemeliharaan. Biasanya pemanenan ini dilakukan pada malam hari. Untuk melakukan pemanenan ini memerlukan beberapa persiapan yang harus dilakukan untuk memastikan proses pemanenan berjalan dengan lancar. Peralatan pendukung diperlukan untuk proses ini.

Tidak hanya peralatan pendukung, air tambak juga perlu dikurangi. Hal tersebut berguna untuk mempermudah proses penjaringan udang. Kapasitas air yang rendah mempermudah dimana saja letak udang yang bisa di jarring. Pengurangan air dari kolam ini bisa dilakukan dengan menggunakan pompa air. Selain penggunaannya yang mudah proses ini juga cepat.

Cara budidaya udang vaname yang menguntungkan dapat dilihat pada proses ini. Apabila pada pemanenan udang memiliki berat mencapai 15 hingga 25 gram per ekornya, maka pemeliharaan dapat dikatakan berhasil. Ada berbagai cara yang dilakukan untuk memanen udang vaname di dalam tambak. Hal ini dilakukan untuk proses panen yang lebih efisien.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mencuci udang dari lumpur dan sisa makanan yang menempel di tubuh udang. Setelah itu dilakukan sortir sesuai dengan ukuran tubuh. Hal tersebut berguna untuk menentukan harga pada ukuran tubuh yang berbeda. Setelah itu melakukan timbang berat badan udang. Semakin berat bobot udang maka harganya semakin mahal.

Setelahnya, anda bisa memasukkan ke dalam boks kontainer yang sudah diisi es segar untuk menjaga udang tetap segar. Anda bisa melakukan distribusi udang ke pasar maupun langsung kepada pembeli. Biasanya pengemasan ini dilakukan berbeda beda sesuai dengan kreativitas dari para pemilik usaha. Kadang tujuan distribusi juga berbeda beda. Anda bisa mencari banyak keuntungan.

Tips Budidaya Udang Vaname Agar Menguntungkan

Memilih Lokasi Budidaya dan Jenis kolam

Pada proses budidaya udang vaname pemilihan lokasi dapat mempengaruhi usaha budidaya anda. Akan lebih baik apabila pemilihan lokasi untuk budidaya udang strategis, sehingga mudah untuk diakses. Tak hanya itu, bagi anda yang ingin memulai usaha besar untuk budidaya ini maka carilah tempat yang luas dan tidak banyak gangguan di sekitar kolam.

Tak hanya itu jenis kolam juga dapat berpengaruh pada proses budidaya udang vaname. Ada berbagai jenis kolam yang bisa anda pilih, namun sebagian besar banyak yang menggunakan kolam tanah atau tambak dan kolam terpal. Pemilihan ini dapat anda sesuaikan dengan kapasitas lahan yang anda sediakan. Apabila anda memiliki lahan luas dianjurkan tambak.

Karena dengan menggunakan tambak anda bisa memiliki lahan budidaya yang luas dan prosesnya pun lebih alami. Tidak perlu repot menggunakan terpal seperti pada kolam terpal, anda hanya perlu membentuk kolam tanah dan melakukan langkah – langkah seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Sehingga proses pemeliharaan pun bisa dilakukan dalam jangkauan besar.

tambak udang vaname

Memberantas Hama Sekitar Lokasi

Pada pemilihan lokasi kolam, anda juga perlu memperhatikan suasana lingkungan di sekitarnya. Biasanya tumbuhan di samping kolam dapat menjadi hama yang merugikan bagi udang vaname. Oleh sebab itu, sebelum anda meletakkan bibit udang vaname di kolam, akan lebih baik anda memperhatikan suasana dan kebersihan dari kolam budidaya anda.

Hal tersebut dapat anda lakukan dengan menyemprotkan pestisida maupun pupuk organic pada kolam tambak dan menunggu 2 – 3 hari setelahnya baru bisa dipastikan hama mati atau hilang. Tidak hanya pada kolam, tumbuhan yang mengganggu di sekitar kolam juga bisa dibersihkan. Dengan melakukan hal tersebut, besar kemungkinan budidaya anda akan aman dari hama.

Mengawinkan Induk Udang

Cara cepat untuk meningkatkan produksi adalah melakukan proses mengawinkan induk. Dengan proses ini bisa mempercepat induk untuk segera menghasilkan anakan yang banyak. Dengan anakan yang dihasilkan tentu akan membuat budidaya udang vaname semakin berkembang. Anda juga bisa lebih cepat melakukan pemanenan dengan hasil yang optimal.

Proses pengawinan ini biasanya dilakukan dengan menempatkan induk pada wadah dan disortir untuk mengetahui indukan yang berkualitas. Setelahnya dapat memasukkan saponin sekitar 10 hingga 12 ppm selama beberapa hari berguna untuk menghilangkan hama. Kemudian jumlah indukan jantan dan betina diseimbangkan dan pembuahan akan terjadi secara alami.

Dengan cara ini anda bisa lebih cepat meningkatkan produksi. Tidak perlu menunggu udang menghasilkan anakan secara alami. Anda bisa membantunya dengan melakukan hal seperti diatas. Sehingga mempercepat produksi mempercepat proses pemanenan juga. Anda bisa mendapatkan keuntungan lebih cepat dan juga bisa mendapatkan hasil udang yang berkualitas.

Rencanakan Prospek Usaha

Budidaya udang vaname bisa sangat menguntungkan apabila anda pintar dalam menentukan prospek bisnis anda kedepannya. Seperti halnya usaha yang lainnya, budidaya udang vaname bisa anda lakukan penganalisisan bisnis. Menentukan tujuan dari bisnis dan mengetahui aspek pasar mana yang bisa memberikan banyak keuntungan pada bisnis budidaya milik anda.

Anda bisa menemukan para pembeli yang berani membeli dengan harga tinggi dibanding di pasaran. Biasanya pembeli ini berasal dari perusahaan seperti perusahaan pangan maupun restoran dan juga hotel. Oleh sebab itu, anda bisa menghubungi banyak pihak pembeli yang sekiranya memiliki kemungkinan akan membeli produk milik anda dengan harga yang cukup memuaskan.

Menghemat Biaya

Selama menjalankan budidaya udang vaname, ada banyak hal yang bisa anda lakukan untuk menghemat biaya pengeluaran. Salah satunya adalah menggunakan jenis kolam terpal dibanding dengan tambak atau kolam tanah. Dengan kolam terpal anda bisa memanfaatkan ruangan yang kecil untuk proses budidaya udang vaname. Tak hanya itu, anda juga mudah untuk memantaunya.

Biasanya dengan menggunakan kolam terpal ini, anda tidak akan banyak uang yang keluar untuk membeli bahan pembasmi hama tanah atau melakukan fermentasi tanah sebelum digunakan. Penggunaan terpal pada lingkungan yang tidak terlalu luas tidak akan membutuhkan banyak biaya. Anda dapat menentukan persentase terbesar pengeluaran khusus untuk budidaya.

Pada pemeliharaan udang dikatakan berhasil apabila proses budidayanya juga benar. Salah satunya mengenai pakan yang digunakan. Manajemen pakan juga diperlukan, pemberian vitamin dan kebersihan. Oleh karenanya, akan lebih baik apabila pengeluaran digunakan untuk membeli pakan dan vitamin udang vaname. Udang yang besar dan sehat akan sangat menguntungkan.

Itulah beberapa langkah mudah budidaya udang vaname dan juga tips sukses dalam membuka usaha budidaya ini. Udang vaname ini sangat berpotensi untuk dijadikan bisnis yang menguntungkan. Kebutuhan udang dan pecinta seafood di Indonesia cukup banyak, sehingga prospek kedepannya akan sangat luas. Memilih usaha budidaya udang vaname adalah pilihan tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *