Yuk Simak Cara Budidaya Vanili Yang Mudah Bagi Pemula

  • by

Vanili merupakan salah satu buah yang memiliki permintaan pasar yang sangat besar. Pasalnya, buah ini seringkali dijadikan sebagai bahan pembuat vanilla, campuran bahan pembuat kue dan aroma minyak esensial. Bukti permintaan tersebut tentu bisa menjadi ladang penghasilan ketika anda mampu membudidayakannya. Berikut cara budidaya vanili yang harus diketahui.

budidaya vanili

Syarat Tumbuh Tanaman Vanili

Layaknya tanaman lain, vanili juga memiliki masa pertumbuhan yang perlu disesuaikan dengan kondisi iklim, kelembaban, suhu, media tanam dan perlakuan petani. Tanaman ini pada dasarnya dapat tumbuh di daerah subtropis dan tropis sebagaimana di Indonesia dan Meksiko. Tempat tumbuh maksimal tanaman ini juga dapat terjadi pada ketinggian 400 hingga 700 mdpl.

Kemudian, tanaman vanili juga membutuhkan penyesuaian waktu tanam. Tamanan ini membutuhkan 3 hingga 4 bulan kering untuk pemasakan buah. Vanili juga membutuhkan waktu 8 hingga 10 bulan untuk proses pertumbuhan dan dan pembentukan buah. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, tumbuhan ini biasanya membutuhkan curah hujan antara 1500-2000 mm/tahun.

Meski demikian, tanaman jenis ini tidak bisa tumbuh di berbagai lahan pertanian. Cara budidaya vanili yang baik harus dilakukan pada kondisi tanah yang subur, gembur, kondisi struktur tanah yang baik dan kaya akan humus. Hal ini karena tumbuhan vanili memiliki kondisi akar yang dangkal dan memerlukan perhatian khusus.

Tanaman jenis ini seringkali memilih jenis tanah lempung, berpasir dan berhumus dengan pH tanah sebesar 6 hingga 7. Begitu pula, tanaman ini hanya membutuhkan penyinaran untuk proses fotosintesis. Vanili biasanya hanya memerlukan intensitas cahaya 35% hingga 55% yang bisa disesuaikan dengan besaran kadar vanili. Dalam kondisi tersebut, vanili juga membutuhkan kelembaban 80%.

Tanaman yang memiliki nama ilmiah vanilla planifolia termasuk tanaman merambat sebagaimana anggrek. Vanili bahkan memiliki akar gantung dan akar batang yang tumbuh secara horizontal. Untuk itu, vanili membutuhkan tanaman pelindung dan panjatan untuk mendapatkan penyinaran matahari yang baik dan kuat menopang tanaman ini, seperti sengon atau lamtoro.

Tips Jitu Cara Budidaya Vanili

Memilih Bibit Berkualitas Unggulan

Pemilihan bibit ini bertujuan untuk menghasilkan tanaman vanili dengan kualitas unggulan. Pasalnya, hasil panen unggulan juga berasal dari bibit yang unggulan. Kendati demikian, menanam tumbuhan ini tidak semudah tumbuhan yang lainnya. Anda juga membutuhkan ketelitian dan kesabaran ketika budidaya tanaman yang satu ini.

Bibit unggulan dapat anda peroleh dengan mudah di toko pertanian. Bibit ini dapat anda peroleh dalam bentuk biji maupun stek batang. Pasalnya, bibit biji yang berkualitas biasanya dihadirkan dalam bungkus aluminium foil. Benih unggulan ini juga disertai dengan sertifikat kualitas benih dari instansi profesional.

Begitu pula, anda juga bisa membeli bibit stek dari toko pertanian. Pemilihan jenis bibit ini dapat mempercepat penanaman anda daripada harus melakukan penyemaian dari biji. Anda bahkan bisa memilih beberapa benih bibit vanili unggul seperti Vanilla Pompon. Vanilla Tahitensis JW dan Vanilla Planifolia Andrews.

Pemilihan bibit vanili jenis stek ini perlu dilihat kondisi batang yang berkualitas. Batang ini biasanya ditandai dengan fatra hijau pekat. Anda dapat memilih jenis bibit dengan batang yang kuat dan segar. Selain itu, anda sebaiknya memilih bibit stek ini dengan usia tumbuh 1 tahun hingga lebih. Tentunya, anda dapat menanyakan kepada penjual bibit terkait jenis vanili yang banyak disukai.

budidaya vanili modern

Penanaman Pohon Pelindung

Pohon pelindung berfungsi untuk menopang tanaman agar dapat merambat dan memperoleh cahaya matahari dengan cukup. Anda bahkan perlu memilih tanaman tegakan seperti pohon dadap, sengon atau lamtoro. Kendati demikian, anda juga harus memastikan jenis tanaman ini tidak memiliki daun yang rimbun dan menghalangi cahaya matahari.

Cara budidaya vanili dapat dilakukan dengan menanam pohon pelindung dengan umur 1 tahun sebelum melakukan budidaya vanili. Pasalnya, penanaman pohon tegakan dalam usia tersebut dapat menghasilkan pohon yang kokoh untuk menopang tumbuh vanili. Selain itu, anda juga bisa memangkas daun yang dimiliki pohon ini jika menghalangi cahaya matahari yang diperlukan oleh vanili.

Penyemaian Atau Pembibitan

Proses penyemaian bibit vanili memerlukan jenis tanah yang gembur dan berpasir. Anda bahkan bisa mencampurkan ayakan tanah halus yang mengandung pasir, sekam bakar dan pupuk kandang. Kemudian, hadirkan campuran tersebut dan letakkan pada polybag ukuran kecil atau tray semai untuk melakukan pembibitan dari biji.

Proses penyemaian dari biji dapat anda lakukan dengan cara merendam biji tersebut selama 1 hari untuk merangsang pertumbuhan akar. Anda bahkan dapat menambahkan campuran hormonik ke dalam larutan air ini sebelum memasukkan benih. Lalu, benih yang telah anda rendam tersebut dapat ditanam pada tempat yang telah disiapkan dengan menanamnya pada lubang sedalam 1 cm.

Tentunya, penyemaian bibit vanili menggunakan biji dapat memakan waktu yang lebih lama daripada menggunakan bibit stek. Jika anda memilih bibit stek, anda juga perlu melakukan perendaman sebagaimana benih biji. Penggunaan larutan hormonik sebaiknya dikocok dahulu sebelum dilarutkan.

Dalam hal ini, air yang digunakan untuk merendam bibit stek juga perlu dicampur dengan larutan hormonik sebanyak 1 hingga 2 cc dalam penggunaan air bersih 1 liter. Jika kedua campuran tersebut sudah sempurna, anda dapat memasukkan bibit stek tersebut ke dalam campuran air dan tunggu hingga agak menjadi layu. Pasalnya, perendaman ini dapat terjadi selama 4 hingga 7 hari.

Bibit stek yang telah menjadi agak layu perlu ditanam pada polybag yang telah disiapkan. Dalam hal ini, anda dapat membuat lubang sedalam 3 hingga 5 cm. Setelah itu, ratakan tanah kembali agar bibit stek tidak mudah roboh. Kemudian, anda dapat melakukan penyiraman benih ini ketika pagi dan sore dengan jumlah air secukupnya.

Tentunya, air yang cukup adalah syarat tumbuh tanaman ini agar batang tidak mudah busuk dan roboh. Anda bahkan perlu memperhatikan kondisi tanaman ini agar tetap sehat dan tumbuh sebagaimana mestinya. Dalam hal ini, proses penyemaian pada stek biasanya membutuhkan waktu 1 hingga 2 bulan.

Selain itu, anda juga perlu melakukan penyulaman ketika terdapat tanaman yang tumbuh tidak normal maupun busuk dan mati. Penyemaian ini berfungsi untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman sesuai dengan jumlah pohon pelindung yang dimiliki. Begitu pula, anda juga dapat melakukan penyemaian ini untuk mengidentifikasi kondisi hama penyakit yang menyerang.

analisa budidaya vanili

Persiapan Lahan

Persiapan tahan harus dimulai dengan menilik kondisi pencahayaan matahari yang akan diterima oleh tanaman ini. Jika pohon penopang terlalu lebat, anda perlu memangkas beberapa dahan dan daun agar tumbuhan vanili dapat memperoleh cahaya matahari sebanyak 30% hingga 50%. Begitu pula, anda harus memastikan tanaman ini tidak terkena hama penyakit agar tidak berdampak ke vanili.

Lahan yang ada disekitar pohon pelindung ini perlu digemburkan menggunakan cangkul. Anda bahkan dapat membolak balik tanah untuk menetralkan unsur hara yang dimiliki. Lalu, tanah tersebut juga perlu dicampur dengan pupuk kandang. Begitu pula, anda juga dapat menambahkan pupuk KCL pada lahan ini agar vanili dapat tumbuh subur karena tanah memiliki kandungan banyak kalsium.

Kemudian, buatlah jalur-jalur pada lahan dalam bentuk bedengan dengan lebar 80 cm. Anda bahkan dapat memberi jarak antar jalur tersebut sekitar 1,5 m. Jika jalur tersebut sudah siap, anda dapat membuat lubang dengan ukuran 60x60x60 cm di sekitar pohon penopang. Setelah itu, anda perlu menggali tanah yang ada di bagian atas dan di bagian bawah secara terpisah di sekitar lubang.

Lubang yang telah digali pada bagian atas dan bawah perlu diberi jarak hingga 1,5×1,5 m. Lalu, biarkan lubang tersebut terbuka selama 3 hingga 4 minggu. Setelah itu, anda dapat menutup kembali lubang-lubang ini sebelum melakukan pindah tanam. Anda juga perlu memberikan tiang tajar agar tanaman ini dapat menjalar menuju pohon pelindung.

Pindah Tanam

Pindah tanam dapat dimulai dengan cara membuat lubang tanam di sekitar tancapan tajar. Lubang tersebut memiliki ukuran panjang 20 cm, lebar 15 cm dan kedalaman 10 cm. Kemudian, masukkan tanaman vanili yang telah disemai selama 1 hingga 2 bulan ke dalam lubang tersebut. Anda juga harus memastikan penyiraman ini tidak terlalu lembab agar tidak menghambat pertumbuhan vanili.

Perlakuan pindah tanam tersebut sangat disarankan untuk dilakukan di sore hari. Hal ini karena tumbuhan yang mengalami pindah tanam biasanya akan beradaptasi dengan lingkungannya. Untuk itu, pindah tanam yang dilakukan di pagi hari hanya akan membuat tanaman ini kaget dan stres karena langsung mendapat cahaya matahari.

cara budidaya vanili

Pemeliharaan

Selain itu, anda dapat mempelajari cara budidaya vanili dengan melakukan proses pemeliharaan yang baik. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam hal ini adalah penyiraman. Jika anda melakukan penanaman pada awal musim penghujan, penyiraman dapat dilakukan ketika pagi hari sebelum jam 10.

Namun, penanaman vanili yang dilakukan ketika musim penghujan sangat tidak disarankan untuk melakukan penyiraman secara rutin. Anda bahkan perlu memperhatikan kondisi lahan agar tidak tergenang dengan air hujan. Jika kondisi ini terjadi, segera lakukan pengetusan dengan cara mengalirkan air melalui drainase sekitar bedengan yang telah anda buat.

Anda juga dapat melakukan pemangkasan terhadap dahan yang menjulur untuk menghasilkan panen yang optimal. Pemangkasan ini bahkan terbagi menjadi 3 jenis pemangkasan. Pada awal pertumbuhan tanaman ini, anda dapat melakukan pemangkasan bentuk. Pasalnya, jenis pemangkasan ini berfungsi untuk membuat tanaman lebih kuat dan seimbang.

Kemudian, pemangkasan produksi juga dapat dilakukan untuk merangsang pertumbuhan. Pemangkasan jenis ini bahkan dapat memaksimalkan pertumbuhan bunga dan buah menjelang musimnya. Selain itu, anda juga dapat melakukan pemangkasan peremajaan setelah tumbuhan ini berbuah. Pemangkasan tersebut bertujuan untuk menghilangkan cabang yang sudah pernah berbuah atau sakit.

Proses pemeliharaan tanaman ini juga dapat anda lakukan dengan cara pemberian pupuk untuk menambah kualitas vanili. Lazimnya, pemberian pupuk ini hanya dapat dilakukan 1 kali pada awal atau akhir musim penghujan. Anda bahkan dapat memilih campuran bubuk urea, TSP dan KCL dengan jumlah sedikit ketika umur vanili belum mencapai 2 tahun.

Begitu pula, anda juga dapat memberikan campuran pupuk tersebut dengan dosis yang lebih banyak ketika umur tanaman ini sudah lebih dari 2 tahun. Anda bahkan bisa menggunakan dosis sebesar 2 kali lipatnya. Pemberian pupuk daun juga dapat dilakukan untuk mengantisipasi adanya hama tanaman yang mengganggu. Anda bahkan dapat memberikan pupuk ini secara rutin 1 atau 2 minggu sekali.

Penyerbukan Tanaman

Penyerbukan adalah cara budidaya vanili yang paling sulit dilakukan. Proses penyerbukan ini dilakukan secara manual menggunakan lidi. Anda bahkan dapat mengangkat rostellum atau kepala sari secara hati-hati dan mengarahkannya ke kepala putik. Uniknya, anda harus melakukan hal ini ketika bunga mekar selama 12 jam.

Masa Panen

Masa panen tanaman ini biasanya dapat terjadi setelah pertumbuhan mencapai 2 tahun hingga 3 tahun. Vanili juga memiliki masa panen selama 2 hingga 3 bulan penuh. Untuk mengetahui masa ini, anda dapat mengenal buah vanili yang sudah masak. Pasalnya, buah ini dapat ditandai dengan buah berwarna hijau dan warna kuning pada bagian pucuk buah.

Anda dapat melakukan pemanenan dengan cara memetik buah yang telah masak. Selain itu, menyortir buah berdasarkan bentuk, ukuran dan tingkat kemasakan juga dapat memudahkan anda untuk melakukan penjualan dengan harga yang sesuai. Tentunya, penyortiran ini sangat bermanfaat agar dapat dijadikan olahan secara tepat.

Kemudian, buah yang telah dipetik akan dilakukan proses pemeraman untu pembentukan aroma. Proses ini dilakukan dengan cara membuat buah vanili tampak layu. Lalu, buah tersebut dapat dikeringkan dengan cara penjemurnya langsung di bawah paparan sinar matahari. Buah yang telah kering dengan kadar air yang berkurang 25% hingga 30% siap untuk dijual.

Penyakit Penyebab Kegagalan Budidaya Vanili

Busuk Batang

Cara budidaya vanili yang baik dapat dilakukan dengan mengenali jenis penyakit ini. Pasalnya, busuk batang merupakan masalah utama yang sering terjadi karena jamur Fusarium Oxyporum f sp. Penyakit ini biasanya berasal dari bibit yang pernah terkena penyakit, penggunaan kotoran ayam sebagai pupuk kandang dan kondisi guludan terinjak. Parahnya, penyakit ini cepat meluas dan berdampak kerugian.

Busuk Sclerotium

Anda juga harus memperhatikan kondisi tanaman agar tidak terkena penyakit yang satu ini. Busuk Sclerotium dapat ditandai dengan pangkal batang berwarna coklat muda dan terdapat miselia berwarna tanah di sekitar tanah. Pasalnya, serangan penyakit ini terjadi pada akar dan pangkal batang karena kelembaban yang terlalu tinggi pada musim hujan.

Busuk Pucuk Dan Buah

Tanaman yang sangat rentan dengan kondisi kelembaban tinggi ini juga dapat terinfeksi penyakit busuk pucuk dan buah ketika masih muda. Penyakit ini seringkali ditandai dengan warna coklat pada bagian pucuk dan buah karena membusuk. Hal ini pada dasarnya dapat terjadi pada vanili yang terkena penyakit Phytophthora Parasitica karena kondisi curah hujan yang terlalu tinggi.

Antraknose

Antraknosa merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang tanaman vanili karena jamur Colleotrichum Gloeosporioides. Penyakit antraknosa dapat ditandai dengan kondisi bercak hitam pada bagian daun dan batang yang sudah tua. Anda bahkan dapat melihat penyebaran penyakit ini dengan mengamati kondisi tepi daun maupun bagian tengah.

Itulah beberapa hal yang harus anda ketahui jika ingin melakukan budidaya vanili. Pemilihan bibit unggulan dan tempat yang tepat untuk tumbuhan ini dapat menghasilkan panen yang banyak dan keuntungan yang besar. Meski demikian, anda juga harus memperhatikan kondisi pertumbuhan tanaman secara teliti agar tidak terinfeksi penyakit pembusukan maupun bercak daun dan batang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *